Friday, October 19, 2012

Random Thought

Ketika kemarau,siang hari panas terik, ngeluh...katanya gak nahan gerahnya hingga ada yang bilang ‘Neraka Bocor’.  Jalanan berdebu, ughh...emosi gampang naik sampai-sampai punya slogan ‘senggol bacok’. Air langka, hidup pun terasa sangat sengsara. Manusiapun merengek pada Tuhan nya agar segera diturunkan hujan. 

Hujan pun turun, lalu ada yang berkata denga nada kecewa “yaaah ujan!”. Ketika langit mulai kelabu dan gerimispun turun, ada yang berkilah “ah, cuacanya tidak mendukung”. Diluar hujan, males kemana-mana, diam dirumah dan menyamankan diri sendiri hingga lupa mensyukuri do’a nya yang telah dikabulkan oleh Tuhan, sambil berkata “Nanti aja ah, tanggung enak nih!”. 

...

Ketika dua pembela kebenaran masih akur, merekapun saling memuji dan saling mengakui keheroikan masing-masing, bahkan saling bekerja sama dalam melumat kejahatan.

Saat salah satu ketahuan ‘cela’ nya, diapun berusaha mencari ‘cela’ sang ‘pencela’. Pembela kebenaranpun berubah menjadi Pencari kesalahan, sedangkan kebenaran kian terancam keberadaannya.

...

Saat pacaran:
Si cewek tersandung “Aduh Beph...atiiit, anguniin!!!”
Cowok “Aduuuh!, sini aku bangunin, kamu jangan nangis ya sayang, nanti aku beliin kamu boneka Sondesip ya!”
Cewek “Ciyuss...miapahh???”
Cowok “Demi cintaku padamu dong sayaaang”

Sudah menikah & punya anak tiga:
Si cewek tersandung “Eee monyong kesandung...haduuuh sakit!, bangunin dong!”
Cowok “Mate lo ditaro dimanneee???”

...

Saat bersaing rebutin kursi, semua hal manis dijanjikan, semua kebutuhan diberikan, semua yang tak mungkinpun AKAN direalisasikan, bahkan semua cara sanggup dihalalkan. Setelah duduk ucang-ucang di kursi dambaan, janji-janji menjadi kenangan indah,  rasa ingin memberi berubah menjadi haus akan pemberian,  hal yang tak mungkin benar-banar menjadi impian. Yang masih dipertahankan adalah ‘semua cara tetap dihalalkan’.


Masih saja Tuhan membiarkan manusia-manusia seperti ini tetap hidup di Dunia...Kenapa Ya???

53 comments:

  1. kalo soal pasangan tadi, itu hanya soal beda ekspresi saja. tetep cinta koq, hehe.

    nah kalo soal ucang-ucang di bawah, obatnya memang cuma satu. tablet peluru.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya sepakat sama Bang Zachflazz memang itu romantika saja, asal tetap cinta apa pun akan terasa indah. Tapi ngomong ngomong serem juga pake peluru hiheiheiheiheiiee

      Delete
    2. tetap cinta, tapi keromantisan berangsur menghilang seiring lamanya pernikahan, biasanya sih seperti itu :)

      satu lagi, manusia itu emang selalu jauh dari syukur..
      selalu merasa kurang..
      menginginkan apa yang tidak bisa dia dapatkan..
      untuk orang2 seperti ini harusnya di "sentil" dikit biar sadar, termasuk aku mungkin... :(

      Delete
    3. nah, yang termasuk "aku" tadi, dipostingin dong Mbak.. biar buat pelajaran kita-kita.

      Delete
    4. Mas Zach, Kang Asep & Mbak AY : Hehe iya, aku percaya kok kalau anda semua adalah pribadi-pribadi yang penuh cinta kasih, tapi sayangnya diantara kita ada yang tidak bisa seperti anda (Aku mendapat contoh dari apa yang pernah aku lihat).

      Nah lho Mbak Ay, dapet tantangan dari Mas Zach tuhh..hihi...

      Delete
    5. kenapa tidak bisa Mas? dalam berproses membuat lap kain, selalu ada bolong-bolong bukan?

      Delete
    6. ...(mikir), BETUL MAS!!!

      Speechless aku...

      Delete
  2. belum tahu jawabannya nih kenapa ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Toss deh Mbak, aku juga belum tahu jawabannya hihi...

      Delete
  3. hadir disini lagi sobat,,, lama gak berinteraksi :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nih Sob udah lama ya kita gak saling berkunjung, Makasi ya.

      Delete
  4. Si cewek tersandung “Aduh Beph...atiiit, anguniin!!!”
    Cowok “Aduuuh!, sini aku bangunin, kamu jangan nangis ya sayang, nanti aku beliin kamu boneka Sondesip ya!”
    Cewek “Ciyuss...miapahh???”
    Cowok “Demi cintaku padamu dong sayaaang”

    hehehe ketawa saya baca yang ini sob...?

    tuhan masih memberi kesempatan buat bertobat sob..biarin aja kalau mereka mau menyia-nyiakan kesempatan ini.

    penyesalan akan datang ketika sudah ada di alam bka...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe...

      Iya Sob, semoga saja kita tidak termasuk pribadi seperti itu ya...

      Delete
  5. ﻢﻴِﺣَّﺭﺍﺍ ِﻦَﻤْﺣَّﺮﻟﺍِﷲﺍ ...ــــــــــــْﺴِﺑ

    ReplyDelete
  6. . . kayaknya beda banget ya antara sesudah n sebelum nikah. waduch,, . .

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi pastinya gak semua gitu dong Mbak hehe...

      Delete
    2. nggak semua gitu. betul Mas. meski mungkin sense of touchingnya beda, dan kesetiaan itu ada ujiannya, tetap saja bangunan cinta itu selalu diperkuat, diperbaiki, dan dipertahankan. itu cinta.

      Delete
    3. "...cinta itu selalu diperkuat, diperbaiki, dan dipertahankan. itu cinta."
      Aku jadi terinspirasi nih Mas, kalau begitu aku boleh dong mencari kembali cintaku yang sempat hilang hihiyy...

      Delete
  7. Postingann bagus sekali nih
    Mungkin inilah salah satu dinamika kehidupan, ya itulah pada umumnya manusia.
    yang penting kembali pada diri kita untuk selalu bersyukur

    ReplyDelete
    Replies
    1. Intinya memang seperti itu Mas. Bersyukur :)

      Delete
  8. Ciyuusss... miapah..???
    Wkwkwk...
    itulah manusia, diciptakan dg sift keluh kesah (qs: alma'arij 19)
    Dan itulah kebanyakan manusia, mudah tenggelam dlm keadaan,dulunya perhatian sekarg cuek bukn kepalang, dulunya obral janji skrg tak prnh pduli....

    ReplyDelete
    Replies
    1. heheh sepakat sekal saya apa yang dikatakan mbk sun :)

      Delete
    2. Itu memang sifat dasar Manusia Teh, yang membedakan adalah seberapa besakr kemampuan manusia itu untuk bisa menimpahnya dengan kebaikan. Terima kasih Teteh ku.

      Delete
  9. itulag Kebesaran dan Keagungan Tuhan yang takkan mampu kita pahami sepenuhnya tanpa memiliki Iman...:o)
    nice share kang.
    btw..belum follow balik y?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul Kang, sepakat aku! :)

      Follownya udah lhoo hehe...

      Delete
  10. klo cuman kaya gene mah semua udah
    tahu njing!


    di blog gua juga ada, cuma copas lho, nulis sendiri dong, jangan cuma asal copas,



    liat nih, artikelmu ada di blog ku www.md-share.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Fenomena baru nih...

      Gue gak bakal hapus komen lo dude, gue bakal bantu promoin blog lo walaupun cara promosi lo under banget gini...

      Eh lain kali benerin cocot lo yang kek di paragraf pertama, gak sesuai sama nama lo!

      Delete
    2. santai Mas Rudy... ini menarik nihh.
      bisa koq nanti kita ajak beliau gabung dengan kita di sini. cuma sayangnya, koq blognya Mas Miftahul nggak ke-detect lagi ya?
      haloo Mas Miftah... kami undang bersilaturahim ke sini. datanglah ke blog saya. mungkin kita bisa berdiskusi dengan lebih asyik. welcome setiap saat Mas Miftah, kami tunggu.

      Delete
    3. iya yaa ...


      kalau lagunya ayu ting-ting, "Kemana ... Kemana ... Kemanaaaa......"

      Delete
    4. (Tarik nafas)...iya Bang Mif, kalau anda melihat kotak komen ini lagi, mohon untuk memenuhi undangan Mas Zach ya, kita diskusi secara terbuka. Kami berharap kehadiran anda, karena kasihan tuh Mas Indra kalu harus terus menyanyikan lagunya ayu ting-ting, bisa keriting tuh rambutnya Mas Indra.

      Delete
  11. jawaban simple aza sob. cukup pake logika aza. Listrik digunakan buat menghidupkan komputer. tanpa listrik komputer gak bisa hidup. listrik gak akan bisa menghidupkan komputer tanpa ada kutub positif dan negatif-nya. inti jawabannya!

    ReplyDelete
  12. yap betul bangettttt nih buat renungan , kalo kita gak pandai menerima dan bersyukur pada setiap kejadian yang di kasih, dan hidup sllu nuntut melulu gak bakal kita nemuin indahnya hidup :D

    kunjung n folback yah

    #SeekorYunus Dan Salon

    ReplyDelete
  13. Intinya kita harus bersukur dengan apa yg telah ia berikan kepada kita dengan tetap harus terus berusaha.. La kalau mengeluh terus kapan syukurnya betul gak?

    ReplyDelete
  14. aku nga punya temen hati jadi nga tahu apa yang selalu sobat2 yang bercinta itu rasa

    ReplyDelete
  15. waktu lapar: aduh lapar ga kuat ngapain2...

    waktu kenyang: aduh penuh bgt nih perut, jgn gerak dulu...
    #eeaaah

    ReplyDelete
  16. Hiduip penuh dengan keluh kesah. Hanya orang tertentu yang bisa memaknai dan tahu akan arti hidup.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau boleh dijelaskan secara lebih spesifik, orang seperti apa ya Mas?

      Delete
  17. kerna Allah itu maha pemurah dan pemaaf, masih memberi peluang untuk bertaubat...

    rudy, biasalah waktu pacaran, semuanya indah hahahaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tentunya seperti itulah KY. :)

      Hehe...kebanyakan memang seperti itu ya KY?

      Delete
  18. Mantap tulisannya mas.. sangat bermakna...

    ReplyDelete
  19. Replies
    1. Jadi apa mau dikata lagi ya, orang udah takdir kok hihi...

      Delete
  20. itulah klo semuax tdk cz Allah..., awal2x asli tp ujung2 baru ketahuan belangx *smile

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe...kebanyakan memang seperti itu ya Mas?!.

      Delete
  21. Di atas contoh nya sdh ada...apa kita hrs mengamini n melakukan hal yg sama... :)

    Paling nggak kita berusaha sekuat mungkin..mempertahankan ucapan kata2 manis ke pasangan kita.. Sampai kakek nenek...hehe :)

    orang baik ktemu jodoh nya orang baik pula.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Harusnya sih kita memang bisa belajar dari sana Mas, tapi terkadang manusia mengalami hilaf.

      Wah berarti jodohku orang baik dong hehe... #optimis.

      Delete