Tuesday, March 5, 2013

Malu Menulis


Tadi aku chatting-an dengan seorang teman lama. Ternyata masih seperti dulu, obrolan kami dalam chat itupun tetap ngalor-ngidul ngulon-ngetan, teu paruguh pokonamah, apapun dibicarakan, mulai dari urusan Negara sampai urusan Koteka.

Lalu akhirnya perbincangan kami pun sampai pada tema tentang blogging. Dia sempat mengungkapkan keinginannya untuk membuat/memiliki sebuah blog, tapi katannya sih dia bingung nanti mau mengisi blog-nya dengan tulisan tentang apa. "...lagipula saya gak pede, takut kalo nanti tulisan saya dibaca sama orang lain, apalagi orang yang saya kenal..." tegasnya.

Eeeetdah...! kalo tulisannya gak mau ada yang baca, nulis aja di dinding sumur, gih!. hihihi.

Tapi bagaimanapun aku juga pernah mengalami rasa segan untuk menulis di blog. Sebelum mengenal blog, aku sudah lumayan aktif menulis, terutama menulis tentang keseharianku dalam format MS Word yang aku simpan di dalam HDD netbook. Begitu kenal blog, akupun beralih menyimpan catatan harianku di blog pertamaku yang bernama "El Otro Lado". Sepertinya hanya aku dan Tuhan saja yang tahu tentang keberadaan blog itu, dan semoga saja begitu, karena banyak tulisan disana yang berisi luapan emosi, umpatan, kemarahan dan...ya gitu deh. Terdengar cemen ya?, bodo amat! yang penting bisa menulis.

Lalu "El Otro Lado" aku hapus dan aku ganti dengan "Katanya Arra" yang sekarang sudah berganti nama menjadi "arrablog". Nah dengan blog inilah aku berani untuk memulai Blog Walking sehingga konten di blog ini bisa dilihat dan dibaca oleh orang lain.

Setelah itu aku merasa tidak ada masalah. Soal tanggapan, aku tak mau ambil pusing, semua aku serahkan pada pembaca. Kalau ada pembaca yang tidak nyaman dengan tulisanku, palingan juga dia kabur mencari bacaan yang dirasa lebih sesuai dengan harapannya. Yang penting tetap menulis, menulis dan menulis sampai merasa menulis itu adalah merupakan suatu kebutuhan. Tak ada yang salah, bukan?. Selama ini aku tidak berharap semua tulisanku akan disukai orang lain, karena itu memang tidak mungkin. Bayangkan saja, ketika satu pohon Durian sedang berbuah, pasti ada beberapa buah Durian yang tidak tumbuh sempurna, sehingga sebagian orang akan menilai buah Durian itu memiliki kualitas yang tidak baik . Begitupun dengan karya-karya yang kita buat.

Memang ironis, banyak sekali orang yang sama sekali tidak malu menuliskan kalimat gak jelas yang galau kemilau, umpat-mengumpat dan mencaci-maki di facebook atau twitter, tapi merasa malu membuat tulisan yang lebih kompleks untuk di-publish di media sosial seperti blog.

Hmmm...?

78 comments:

  1. ya begitulah kalau maluku beribukota ambon, karena setiap manusia berbeda-beda, ada yang enggan menulis yang baik dan ada pula yang enggan menulis di dinding sumur.., padahal kegiatan tulis menulis itu sudah biasa kita lakukan sejak masih SD dahulu hingga sekarang, apalagi kalau makan durian sepohon...so yang penting tetap semangat, keep smile and keep happy blogging :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaaa...komentar Bang Hari tumben kocaaak. :D

      Delete
    2. durian montok gratis pula...mana...mana

      Delete
    3. Kalo Mas Hary udah mulai ngocol, saya lagi nunggu Pak Penyuluh yang masih serius dua rius sampai sekarang.

      Delete
    4. Oooo...sebenernya Mas Zach ini sedang dalam misi mengocolkan para Blogger senior ya? Waduhh, bisa-bisa Brondong bakalan jadi minder nih.

      Delete
    5. Wah keren penggambarannya aja sampai pake buah DUrian, hieiehiehie tau saja kalau saya suka sama Durian hiehiehiehiee

      Delete
  2. Replies
    1. berkat ubi cilembu nih kayanya,, mana dong bagi buat aku a' biar ikutan anti galau, wkwkwk

      Delete
    2. Aku percaya kok kalo Kang Hadi itu anti galau, lha orang mainannya juga yang setipis silet begituhh.

      Delete
    3. halaah...tapi iya seh, sayangnya yang setipis silet, belum sebulan, karena sering dicuci jadi gampang ladu kang...hehehe

      Delete
  3. memang kita harus memperhatikan mana yang di sukai oleh pembaca, namun itu kalau kita sudah pintar menulis.

    kalau kita baru belajar menulis, ya seperti saya, mirip sama sobat. terserah suka apa nggak yang penting tetep menulis.. lama juga terbiasa hehehehehehehehe

    ReplyDelete
  4. Sampai sekarang tulisan saya masih amburadul tata bahasanya. Tapi saya nyakin orang yang membaca tahu maksud dari tulisan itu. Ah pede aja, yang namanya belajar menulis ada kesalahan itu wajar.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mas. Percuma juga kan kalo bahasanya 'tinggi' tai malah susah untuk dimengerti.

      #angkat bahu

      Delete
  5. Dibanding kan dengan Twitter dan Facebook, Saya memang jauh lebih menyukai Blog Bang..
    Semangat menulis Bang :)

    Mau dong durennya Bang :P

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya menyukai blog, tapi kalo disuruh milih antara blog, klepon, dan wonder woman, saya langsung bingung

      Delete
    2. Bang Riki : Okeh deh...nanti durennya kita belah bersama ya.

      Mas Zach : Tak usah bingung, Mas. Pilih aku ajah.

      Delete
    3. mendingan pilih yang setipis silet kang, resikonya minimal

      Delete
  6. saya juga awalnya ga pede untuk publikasiin tulisan-tulisan kecil saya, tapi saya pikir kalo saya simpen sendirian rasanya ga ada manfaatnya. siapa tau tulisan sederhana saya bisa sedikit ngasih manfaat buat orang yang baca, maka akhirnya saya putusin bikin blog. walopun mungkin belum bisa nulis bagus tapi kan yang penting bisa curahin isi kepala dan berharap bisa ngasih makna buat orang yang baca...hehe...

    salam kenal :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup...pokoknya isi kepala jangan dipendam, bisa migren ntar. hihi.

      Salaman. :)

      Delete
    2. mending kalau cuman migren..kalau terus tumbuh jerawat batu sakabeh awak, rek kumaha?..sok...bayangkeun?!

      Delete
  7. menjadi seorang penulis itu kan dimulai dari hal yang kecil dulu ya sob, belajar dan belajar..salah satu medianya ya dengan blog

    ReplyDelete
    Replies
    1. seandainya Blog bisa ngomong, pasti blog itu akan bilang "emangnya guwe cowo apaan dipake buat belajar...huh"

      Delete
  8. klo aku sih cuek aja, pengen punya blog ya langsung bikin aja, tulisan awut2an ya bodo amat, mau isinya galau, curhat, cengeng, ya suka2 dong, yang penting hati ini bahagia bisa melakukan sesuatu yang kita sukai *hakyess* :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. tiga wanita di atas ini, KPK banget!!

      Delete
    2. Mbak Bunga, Mbak Indah, Mbak Tia...ai lap yuhh oll.

      Mas Zach tak kasih kecup ajah ya?

      Delete
  9. pnya blog privat jga mas, kalau niar juga ada blog privat buat yang menye2 ajah ndak dibuat baca orang bnyak, beda sma yang niarningrum sapa ajah boleh deh liat :D

    Heppy blogging, :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, dulu sih punya, tapi sekarang udah dihapus gitu, Mbak. Aku nggak mau mendua. kikiiiik

      Delete
  10. kalau saran saya suruh bikin blog ajah, perkara tulisan yg di posting itu nomer 28. suruh ikut genk KPk, pasti ndak di baca artikelnya :) jadi dia ndak perlu malu

    ReplyDelete
  11. Asyiknya blog, selain berbagi cerita kita juga bisa berbagi pengetahuan. Salam kenal pals

    ReplyDelete
  12. ya kalo saya nulis aja alakadarnya, karena saya gak punya tujuan khusus tp ya semoga bermanfaat :D :) dan pembaca /warga yg menggunkan interntt n menemukn blog MizTia suka dengn blog miztia :) . hoho
    .

    ReplyDelete
  13. kalo malu tulis aja di diari, terus umpetin di bawah bantal..:P

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dibawah bantal?, kayak emak-emak ngumpetin dompet ajah. :D

      Delete
  14. Awalnya saya itu begitu loh... suwer :D ., Tapi kalau berkaitan dengan blog saya dari awal memang punya misi (mission impossible, hoho), makanya gak mau tulis asal-asalan (sebisa mungkin harus berbobot dan ada sandaran atau sumber yang terpercaya). Bahkan sampai sekarang saya masih dilema #Kelly Rowland mode on. Keinginannya mau buat blog pribadi tapi gak bakalan ke handle, jadilah blog saya acak-acakan. Segala rupa masuk, dari mulai tulisan berat, curhatan sampai ajang pencarian bakat (jiaaahh) sekelas GA nemplok di blog :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kah?. Sepertinya memang pada awalnya semua orang sempat mengalami rasa segan untuk menampilkan karyanya dimuka umum. :)

      Delete
  15. Menulis sbg Curhat juga perlu ...
    daripada dipendam sendiri, ujung2nya bunuh diri, xixixi.....

    mampir :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe...iya, kalo dipendam minimal bakal timbul jerawat, katanya.

      Delete
  16. asalkan kita mau berbagi cerita tentang pengalam kita kang , malu itu urusan belakang :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, kalo lagi di belakang memang suka malu-malu tuh.

      Delete
  17. Apapun itu mau nulis apa maupun bagaiman yan penting blog menjadi inspirasi orang untuk menuliskan apa yang ada didalam benaknya. :)

    ReplyDelete
  18. Kang Asep lagi sakit,
    beliau minta doanya agar lekas sembuh, kembali bercanda,
    dan melorotin sesuatu seperti biasa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiin ya rabb.. syafahullah kang asep

      Delete
    2. Iya, Mas. Aku sudah mengunjungi beliau Via Blog & Twitter. Semoga Kang Asep lekas sembuh.

      Delete
  19. moga lekas sembuh buat kang asep
    # mang nya sakit apa mas?

    ReplyDelete
  20. apa pun tulisannya...yg penting minum nya mas...teh botol sosor
    #pasti jd PD

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihi... mas budi pasti lagi capek ya..

      Delete
  21. bagi kita2 yang rutin menulis dan mempublikasikan tulisan di blog, menghadapi orang yang ingin punya blog tapi malu tulisan dibaca orang lain itu rasanya, pengen digigitgigit sampe ludesss.. saking geregetannya :p

    ReplyDelete
  22. bilangin ke pa ajengan biar sabar dikit
    keluarganya sudah dalam perjalanan kitu...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Balik aja lagi kituh, pak ajengannya pundung! Kelamaan.

      Delete
  23. kang rudy...kopinya disuruput atuh!!kaburu ti'is

    ReplyDelete
    Replies
    1. Teu ninyuh kopi da, Kang. Tadi Rudy langsung makan ati.

      Delete
  24. menulis atau mengetik? atau sama aja?

    ReplyDelete
  25. justru tujuan awal dari pihak blogger sendiri membuat situs www.blogger.com itu adalah utk media menulis. tulisan yg dimaksud disini bebas tanpa ada batasnya. jd utk apa malu2 menulis? malah kebanyakan dari org sukses itu saat ia berani menorehkan sesuatu dlm bentuk tulisan.
    ^_^

    ReplyDelete
  26. ya awalnya sih emang gitu, malu-malu kucing, tapi kalo udah ketagihan aja ga bisa berhenti nulisnya heheh

    ReplyDelete
  27. Saya pernah ditanya sama ANAK SMA yang tau blog dan mengerti facebook namun saat ditanya BLOG, jawabnya kompak, nda bisa menulis. Pahadal eh padahal yang namanya blogging kan bisa tetang aoa saha. Menulis tentang apa saja yang menurut penulis menarik untuk dibagikan pasti akan dishare oleh para pembacanya.

    ReplyDelete
  28. kalo saya mah yang pasti nulis itu apa kata hati aja apa yang saya inginkan hehe

    ReplyDelete