Minggu, 08 April 2012

Fenomena Copy Paste Untuk Tugas Sekolah

Gambar: Arra
Berangkat dari kegelisahan terhadap diri saya sendiri dan orang-orang sekitar yang merasa begitu nyaman dengan tindakan copy-paste ini, mendorong saya untuk mengangkatnya pada postingan saya kali ini. Sebenarnya sudah saya bahas secara sekilas pada postingan saya sebelumnya yang berjudul Catatan Saat Malas beberapa waktu lalu, dan sekarang saya ingin membahasnya kembali secara lebih dalam disini.

Jujur, saya adalah salahsatu dari sebagian besar orang yang pernah melakukan tindakan copy-paste dalam mengerjakan tugas, dan saya akui cara yang satu ini memang cara yang paling menyenangkan. Banyak alasan yang mendorong seseorang untuk melakukan tindakan ini, mulai dari alasan menghemat waktu, menghemat tenaga, karena teralu banyak tugas, malas mencatat dan berfikir, dan yang paling parah adalah ikut-ikutan, toh yang lain juga copy-paste ... kompaknya salah posisi rupanya :D

Sekarang Internet sudah bukan ‘barang baru’ lagi, karena kini sudah banyak fasilitas atau gadget-gadget yang memudahkan masyarakat untuk meng-akses Internet. Ini merupakan hal yang sangat positif karena dengan begitu masyarakat bisa dengan mudah mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Tapi disisi lain, ternyata kehadiran internet juga berperan besar terhadap semakin meningkatnya budaya copy-paste ditengah masyarakat, khususnya dikalangan pelajar.

Saya sering menemukan anak-anak SD yang datang ke WARNET untuk mengerjakan tugas yang diberikan oleh Gurunya. Sebagai contoh mereka diberi tugas membuat Puisi atau Teks Pidato, lalu mereka mencari contoh yang mereka butuhkan di Internet, dan ketika mereka menemukannya lantas meng-copy lalu di print, dan tugas pun selesai dengan cepat,  tanpa harus membuat dan menulisnya sendiri. Tidak hanya siswa SD, Para Siswa SMP, SMU, bahkan Mahasiswa pun banyak yang Melakukan copy-paste untuk tugasnya. Hmm ... begitu miris, ketika seorang Pelajar yang seharusnya belajar membuat sesuatu yang menuntut kemampuan dan kemandirian, malah melakukan Plagiarisme dalam mengerjakan tugas.

Menurut saya kebiasaan Copy-paste ini dapat berdampak buruk pada diri si pelaku itu sendiri. Hal ini dapat menyebabkan ketergantungan terhadap orang lain sehingga akan ‘mengecilkan’ kemandirian, terbiasa dengan hal-hal yang instan sehingga malas berusaha, menumpulkan kemampuan berpikir, tidak cakap mencari solusi terhadap satu permasalahan, pasif dalam berkarya, wawasan yang tidak banyak bertambah dan mungkin masih banyak lagi. Jadi intinya lebih banyak sisi negatif daripada sisi positif-nya. Terlebih untuk para Pelajar yang memang sedang dalam tahap ‘mencari jati diri’, jika sejak awal sudah dibiasakan dengan hal yang instan dan tinggal enaknya saja, bayangkan apa yang terjadi kelak dimasa depan.

Seperti yang telah kita ketahui jika copy-paste bukan merupakan hal yang haram untuk dilakukan dengan syarat tidak melanggar etika yang ada. Salah satunya yaitu selalu melampirkan Sumber yang jelas agar kita tidak dituduh melakukan Plagiarisme, terlebih jika konten yang kita copy-paste memiliki hak cipta, wah itu bisa panjang urusannya jika kita tidak melampirkan sumber yang jelas.

Hehe...saya terlihat sok tahu ya?, tapi dengan segala kerendahan hati saya tidak bermaksud seperti itu, sudah saya bilang ini berasal dari kekhawatiran terhadap diri saya sendiri tentang kebiasaan yang tidak begitu baik. Dan jika dalam tulisan saya diatas terdapat sesuatu yang kurang berkenan, mohon pencerahannya ya, supaya kita bisa sama-sama belajar .

Syukurlah akhirnya bisa posting juga hehe... Tetap semangat berkarya ya Sobat!!!