Selasa, 25 September 2012

Dear Fee

Dear Fee,

Kamu tau gak?, aku sediiih banget karena malam minggu kemarin kamu tidak menemaniku. Haaahh...apa boleh buat, aku harus menjalani malam yang dingin sendiri tanpamu karena aku sedang gak enak badan. Kepala ini terasa sakit, badan meriang, hidung meler, dan tenggorokanku terasa perih karena batuk. Dan karena semua itu akhirnya aku pun sakit hati, habisnya kamu hanya diam saja tak bergeming. 

Malam senin kemarin pun tak beda jauh dengan malam minggu. Ya, kamu masih tidak menemaniku, walaupun keadaanku sudah lumayan membaik, tapi jika kamu tidak menemaniku, tetap saja rasanya ada yang hilang. 

Dan malam ini...ah...masih sama dengan dua malam kemarin. Maafkan aku ya!. Sungguh, aku sangat merindukanmu. Rasanya hati ini sudah tidak bisa menahan keinginan berhadapan denganmu, membelaimu...huhhh...yang pasi aku sangat ingin kamu segera menemaniku disini. 

Aku selalu terkenang saat-saat  kita bersama, saat kau memberiku kehangatan, kehangatan yang tidak bisa aku dapatkan dari yang lain, kamu memang pandai memberiku kepuasan.

Aku teringat malam itu. Saat itu udara terasa dingin menusuk hati, dan kamu berada disisiku. Dan akhirnya sesuatu yang indahpun terjadi. Sungguh waktu itu aku tidak bisa menahan diri dari godaanmu. Ketika aku mulai merobek bajumu, kamu hanya diam saja, lelaki mana yang tahan bila sudah seperti itu?!.

Dan tampaklah dirimu dengan eksotika hitam manismu, aaaa...aku makin gila!!!. Aku mulai meresapimu, dan segera ku nikmati kehangatanmu. Apa yang terjadi saat itupun semakin jauh, tak bosan aku mengecupmu dan menghisap gurihnya susumu, dan aku tidak akan rela jika ada yang terlewatkan, sungguh ku tak rela.

Fee, kamu itu memang baik ya?!, kamu juga bakalan diam saja jika aku membiarkan teman-temanku menikmatimu juga. Ya, aku memang suka steng-stengan gitu, apalagi dengan sahabat-sabahatku. Terima kasih banyak ya sudah ngertiin aku, aku makin sayang sama kamu.

Tulisan ini saya dedikasikan untuk kamu yang sudah empat malam ini tidak menemaniku. 

Salam manis dariku untukmu wahai CoFFee ABC Susu. 

Kecup!!!.