Selasa, 06 November 2012

Gak Jadi Seneng

Niatnya ingin melestarikan tradisiku yang selalu nyetok beberapa bungkus Beng-Beng dalam Ransel-ku sebagai camilan dan langkah antisipasi saat kepepet perut protes keras dalam situasi yang tidak memungkinkan untuk segera makan. Tapi berhubung di warung stock Beng-Beng nya habis, lantas perhatianku tertuju pada Stik rasa Keju yang katanya itu adalah produk/merek baru. Pada awalnya aku tidak tertarik untuk mencobanya, memang sih kalau diperhatikan dari tampilan bungkusnya cukup keren dan eye-catching banget, tapi jika aku menemukan makanan yang belum pernah aku coba sebelumnya dan aku merasa tidak sregg untuk mencobanya, biasanya adaaa saja hal yang mengecewakan dari makanan itu, baik itu dari segi rasa, suasana ataupun harganya.

Tapi tetap saja aku penasaran ingin mencobanya, dan untuk proses adaptasi lidahku dengan produk baru ini, maka aku coba beli produk ini sebanyak dua bungkus saja dulu. Ketika akan mencicipinya, aku melihat ada kejanggalan pada potongan Stik tersebut, bukan terdapat fotoku yang sedang dicium Katy Perry pada potonga Stick itu, melainkan terdapat gulungan kertas sebesar batang rokok didalam potongan Stick itu. Aku penasaran, lantas aku keluarkan gulungan kertas itu dengan mencabutnya dari dalam Stik, saat itu aku baru ngeuh jika gulungan kertas itu adalah uang seribuan yang dimasukkan kedalam semacam sedotan besar. Beginilah penampakannya.

Gambar1 oleh Rudy Arra

Selera makanku langsung hilang saat menemukan hal itu. Betapa tidak, sebuah benda yang tidak seharusnya berada didalam bungkus makanan, lha ini kok malah dengan nyamannya nagkring disana, terlebih lagi benda ini mengalami kontak secara langsung dengan makanan itu sendiri.  Oke lah jika benda itu dibungkus kembali secara rapat seperti bumbu pada kemasan Mie Instan, tapi dalam kasus ini si uang hanya digulung lalu dimasukkan pada benda semacam sedotan besar tanpa ditutup pada kedua ujungnya. Tepatnya semacam gambar dibawah ini.

Gambar2 oleh Rudy Arra

Haaah...Kalau gini caranya, gak jadi seneng deh...

Entah aku salah atau tidak karena terlalu berlebihan dalam menilai hal ini, namun aku cenderung membayangkan akan begitu mudahnya bakteri pada uang itu menyebar pada makanan yang membungkusnya, sehingga makanan itu tidak higienis lagi. Bukan apa-apa lho, soalnya menurutku ini adalah makanan yang dibuat dengan target pasar utamanya adalah anak-anak, nah tentunya bagaimanapun sang Produsen harus bertanggung jawab dong atas kelayakan konsumsi setiap produknya, dan apalagi bila diperhatikan dari kemasannya, aku yakin ini dibuat oleh Produsen yang profesional. 

Dan menurutku inilah bagian paling absurd dari pengalamanku ini. Ketika  aku mengeluarkan gulungan uang itu dari bungkusnya lalu membukanya, inilah yang aku temukan.

Wahai Secengan...tragisnya nasibmu...hiks!

Iiyyaaaktt...speechless aku!. Aku langsung membayangkan betapa panjangnya perjalanan uang ini. Dan bila dilihat dari nasibnya yang tampak begitu tragis seperti ini, aku yakin uang ini sudah banyak berpindah pada tangan-tangan yang tidak begitu nyeni, mungkin juga sudah melewati tempat yang banyak mengandung daki, atau yang paling parah mungkin saja uang ini pernah dipipisin sama Kecoak...siapa tahu kan?!.

Aku mengerti bahwa dalam hal ini sang Produsen sedang dalam tahap gencar dalam mempromosikan produknya dengan cara menyertakan uang pada sebagian kemasan produknya, tapi jika mekanisme-nya seperti kasus diatas, maka ini hanya akan menjadi Negative Buzz Marketing saja. Bagaimanapun segala aspek keamanan dan kenyamanan konsumen harus tetap menjadi prioritas utama. Jika tetap ingin menggunakan cara promosi diatas, maka tolonglah untuk membungkus hadiah tersebut  serapat mungkin, agar ke-higienis-an makanan akan tetap terjaga. 

Haaah...aku jadi greget pengin rikues aja sama Produsen nya agar hadiahnya jangan pakai uang secengan, tapi ganti aja sama Voucher Liburan biar kerenan dikit. Voucher-nya buat dua orang ya, dengan tujuan cukup ke Kalimantan saja, biar aku bisa menyambangi kedua Orang Suhu ku yaitu Kang Asep (mau nagih traktiran Buburnya) dan Mas Rawins (mau nagih kreditan Pancinya).  Hmm...tapi yang bikin aku galau adalah nanti aku mau ngajak siapa ya kesana?, ngajak Katy Perry atau Mas Zach aja yak?

#Ngitung kancing 

189 komentar:

  1. mlm genk hahahah. asik jga di bca,ni genk. trmksh dah mau brbgi genk.

    BalasHapus
  2. Katty Perry dan saya deh.. Nanti Mas Rudy pulang aja..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gak jadi deh rikues ke produsennya hihi...

      Hapus
    2. saya deh yang minta ke produsennya

      Hapus
    3. Produsennya lagi Bobok, besok aja Mas.

      Tapi jangan sama Katty Perry ya, sama Mpok Nori aja berangkatnya.

      Hapus
    4. sepakat dengan sarannya pak Zach, ngajak ketty perry dan pak Zach..terus Mas arra pulang jalan kaki saja yaaa

      Hapus
    5. Nah mas Rudy Arra ke Pontianak dah ...

      Hapus
    6. Oh saya siap menyambut di Pontianak dengan gegap gempita. Saya akan tunjukkan kota Pontianak seutuhnya

      Hapus
    7. Pakai iring-iringan andong gak Kang?

      Hapus
    8. kang zachroni : kalau besok mau minta ke produsen, pagi-pagi kang. Jangann lupa sarapan bubur ayam dulu #loh?

      Hapus
    9. Mas Rudy sama Kang Asep jalan-jalan sana ke Pontianak. sebulan. Kita-kita di sini ngegosipin kalian berdua.

      Hapus
    10. Permbahasan gosip nya posting di blog ya!

      Hapus
    11. iya, di postingan Kang Asep sama Mas Rudy. nanti kita komen yang seru

      Hapus
    12. Kalau perlu sampai ambrol kotak komennya.

      Hapus
    13. iya deh. sampai panjang hingga pontianak di khatulistiwa sana. tempat matahari bertahta.

      Hapus
    14. Blogger Pontianak gak bakalan protes nanti Mas?

      Hapus
    15. pasti protes. tapi akhirnya pasrah. begitu kan beliau?

      Hapus
    16. hahahaha ..... kalian bertiga lucu banget dah. tapi, aku ikut lucu juga kan??

      kan selain wajahku unyu-unyu, timbrungan komentarku juga lucu-lucu ..


      *keburu dikomentarin, ambil kunci motor, stater, lalu KABURRR...*

      Hapus
    17. Mas Zach : Hihi, iya iya...

      Mas Indra : Iya dong Mas, kalau kita satu aliran, pasti akan lucu hehe...

      Hapus
    18. Nah buat aja deh Alirannya, Nanti saya usulkan ke KPK biar meresmikannya.

      Hapus
    19. Komunitas Pencinta Kuliner

      Hapus
    20. Mantep!. Pasti banyak jalan-jalan...pasti banyak makan-makan...pasti banyak...

      Hapus
    21. pusatnya di inti khatulistiwa.

      Hapus
    22. hiehiehiehieie. Mari mari berkunjung ke kota Pontianak. Mari yuk mariiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii

      Hapus
    23. Diongkosin sama Kang Asep ya! hihi...

      #Gratis Holic

      Hapus
  3. kalo mau bonus keren, besok bekalnya telor ceplok saja...
    #bonus sosis...

    BalasHapus
    Balasan
    1. #nanggung banget sampai Kalimantan dapt bonusnya sosis duang ya

      Hapus
    2. Oh BubuR aYam siap selalu 24 jam

      Hapus
    3. Mas Raw : Yaah jangan sosis dong Mas, aku suka nggak tega memakannya, apalagi kalau tidak dipotong-potong terlebih dahulu..

      Mbak Ririe : Maklum orang Tambang, biasanya makanannya serba instan.

      Mas Indra : Iya nih Kang Asep #Lho...

      Kang Asep : Haha...seperti mini market ya?

      Hapus
    4. selalu ruwet kalo berdiskusi di blog ini. jadi saya yang mumet. di blog saya keadaannya tak berbeda, soalnya. keluhh. huhh

      Hapus
    5. Apa perlu aku merubah image jadi blogger yang puitis nan romantis?

      Hapus
    6. jangan. nanti kita kehilangan profil blogger paing apa adanya.

      Hapus
    7. Kan pengin nyobain jadi Blogger yang blogging karena ada apa-apanya hihi...

      Hapus
    8. hehe...apa-apanya ada. kayak blognya mas Rawin. tapi tetep keliatan aslinya pasti, hehe

      Hapus
    9. Iya, disanamh serba ada, makanya aku betah bekunjung kesana.

      Hapus
    10. iya, apa aja bisa diomongin. senengannya panci, lagi.

      Hapus
    11. Aku pusiiiiiing, yang komen kenapa badut semua gini sih?

      wakaakkakakakak....:))
      *geli sendiri baca komen di sini*

      Hapus
    12. Mas Zach : Biar cuma Panc tapi sudah terkenal lho

      Mbak Ay : Hihi...Mungkin inilah satu-satunya Blog yang kotak komentarnya lebih menonjol daripada artikelnya itu sendiri. Jadi tidak ada istilah Konten bekualitas atau tidak disini, karena aku yakin, sebagus apapun artikel yang aku posting, pasti komentarnya Random semua hahaha...

      Hapus
    13. Nah inilah salah satu ke unikan blogger yang perlu di promosikan ke tingkat Nasional. Bahwa dari artikel aja bisa jadi milis gado gado. Wah gado gado lagi halah bikin laper. Oh hiks hiks hiks laperrrr

      Hapus
    14. Kang Asep : Dan kita sebagai pencetusnya...mari kita mencetak sejarah! hihi...

      Mas Zach : Pindah gado-gado tuh Mas...haduhh

      Hapus
    15. yukk gado-gado boleh tuhh, sehaat. daripada bubur

      Hapus
    16. Bubur Gado Gado. Hueeeee mabok kali yang makan hiheiheiheiee

      Hapus
    17. Jus Lele jangan dilupakan.

      Hapus
  4. Kalau tuh uang 100 $ dijamin deh bakal lebih seneng plus jingkrak-jingkrak, trs mborong panci utk bikin bubur sama Kang Asep deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah kang asep semain tenar dengan bubur ayamnya yaa .. :D

      Hapus
    2. wah 100 juta kalaw dibeliin Bubur Ayam wah Pontianak bisa kelelep

      Hapus
    3. Mbak Ririe : Bisa Masuk Guinness World Record tuh...

      Mas Indra : Citra yang bagus untuk memulai usaha sampingan buka kedai Bubur Ayam tuh, lha belum dibuka saja terkenalnya sudah sampai ke pulau Jawa hihi...

      Kang Asep : Dan Pontianak bisa mendapat julukan baru sebagai Kota Bubur Ayam karena jasa Kang Asep.

      Hapus
    4. Kang Asep ikon banget ternyata ya. ya bubur, ya suhu, ya fulus. apalagi..

      Hapus
    5. ...ya ampuuun...ya salaaam...yaa abis dehh...

      Hapus
    6. haha... Kang Asep nggak ada habisnya. apalagi postingannya. udah nunggu tu 29 biji belum tayang

      Hapus
    7. Penimbunan itu namanya...

      Hapus
    8. iya, pelanggaran tu kan?

      Hapus
    9. Hihi, kasih kartu kuning dong Mas :D

      Hapus
    10. harusnya mbak-mbak yang ngasih

      Hapus
    11. bukan engkong-engkong yah ..

      Hapus
    12. 29 postingan? pantasan postingan saya gak bisa nambah, lha sdh di sabet oleh Kang Asep... #ta bawain kartu domino saja

      Hapus
    13. wuaaaaaaaaa ini didramatisir nih. Wih wih cuma beberapa biji aja kok. Wueeeeeee bener juga ya Penimbun BBM (Bahan Buat Mosting). Whuaaaaaaaaa bisa ditangkep pak Pulisi sayah

      Hapus
    14. Mbak Ririe : Hihi...beliau memang The Prepare Mas Mbak...

      Kang Asep : Biji nya sih memang cuma beberapa, tapi lebihnya itu lho yang bejibun hihi...

      Mas Zach : Profesi yang paling menyenangkan, tinggal tidur aja kok.

      Hapus
    15. Kang Asep ditangkep aja yuk

      Hapus
    16. Kalaw yang nangkepnya Mba Popi, Mba Una, Mba Ririe Khayan, wihh saya akan RELA dan SENANG HATI ditangkap sama mereka

      Hapus
    17. nggak. yang nangkep saya, Mas Rudy, Mas Reo, dan Mas Indra. Mbak Ririe sama Mbak Poppy kebagian seksi konsumsi aja.

      Hapus
    18. bawain ember buat nampung air

      Hapus
  5. dapat seribu...tapi resikonya perut sakit ya mas
    dilempar panci aja tu perusahaan yg produksi mas,ga mengikut aturan tuh....:)

    Katty Perry...kan adiknya katinem yah....kok masuk sini yakkkkk :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. bukan tukiyem yah kang.. ? :D

      Hapus
    2. Mas Reo & Mas Indra : Jangan-jangan Katty Perry nama aslinya adalah Katinah Pariyem lagi?!

      Hapus
    3. hussh, itu nama asli wonder woman.

      Hapus
    4. Oh sudah balik nama toh?

      Hapus
    5. akte kelahirannya saya pegang

      Hapus
    6. Biar tak dapat orangnya, akta kelahirannyapun jadi bhahahaaa...

      Hapus
    7. iya, kan bisa disembur jadinya

      Hapus
    8. Cara lama masih baerlaku tho?

      Hapus
    9. Iya, lebih baik jangan dicoba lagi deh Mas, karena aku yakin semburan akan kalah dengan jampi-jampi ala Jepang.

      Hapus
    10. wuahahaha..
      gimana dengan Suhu kita?

      Hapus
    11. Hmmm...itu pengecualian, beliau kan gaul dan up to date banget, jadi boleh dicoba menggunakan pertolongan Beliau.

      Hapus
    12. hehe.. suhu Yo. Suhu Asep. pantesnya kita panggil beliau beliau Suhu siapa ya?

      Hapus
    13. hiheiheiehiehiehiehiehiehiee

      Hapus
  6. "bukan terdapat fotoku yang sedang dicium Katy Perry pada potonga Stick itu .."

    hahahahhahaha ....... hiehiehiehiehiehiehe
    *lah ketawanya kadi kayak kang asep* :D

    Iya ya mas. Coba itu bukan secengan, tapi cebanan. Wah lumayan bisa mesen bubur kan tuh?

    Buat yang tiket liburan, mendingan rikues aja ke produsen itu bikin dua destinasi. Ke Pontianak sama jalan-jalan bersama Katy Perry. Kan nanti kalau dapet tinggal di potek dua,
    Yang jalan-jalan sama Katy perry buat aku, nah yang ke rumah kang Asep itu mas Rudy Arra.
    #Loh?? Haha :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Perlu kePEDEAN tingkat tinggi untuk bisa menuliskan pengakuan dicium Katy Perry iheiheiheiheiiee. Nah nah tapi saya liat tuh duit seceng alias 1000 perak dalam bentuk kertas kok lecek amat sih. Bau banged mesti duit itu. Bau duit tentunya, masa bau Bubur Ayam sih?

      Hapus
    2. Mas Indra : Boleh, tapi aku kasih tahu lho ya, Katy Perry itu makannya banyak lho, Mas Indra bisa menyesal jalan bareng dia. #Biar perubah pikiran

      Kang Asep : Haha...aku memang tak tahu malu kok Kang :D

      Dan akhirnya kembali pada Bubur lagi.

      Hapus
    3. awas, baling-baling bambu di dada Katy Perry.

      Hapus
    4. Aku suruh ganti nanti pakai kembang api.

      Hapus
    5. Pasti kayak gunung meletus.

      Hapus
    6. Haha...ngawur level kritis inimah.

      Hapus
    7. iya, yang penting logis. lho?

      Hapus
    8. pokoknya semua bisa tumplek disini

      Hapus
    9. Iya semua boleh-boleh saja dengan motto "Bebas tapi sopan"

      Hapus
  7. wah ada-ada saja ulah produsen ya sob...? niat memberi kejutan, naruh uangnya g tepat, terus uangnya juga udah g layak...??

    malah jadi terkesan makanan tersebut g seteril kan..?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul Mas, memang sangat mengecewakan, tak sesuai dengan penampilannya.

      Hapus
    2. Bermaksud pengen kch sureprise sama konsumen...tapi cara nya salah..ya mas...:)

      Hapus
    3. Kurang lebihnya begitu Mas, tapi yang pasti mengecewakan, bukan masalah nilai hadiah yang diberikan, tapi nama baik produk itu sendiri loh.

      Hapus
    4. Mas Budi kalo nulis kasih=kch. gejaa apa ni kira-kira?

      Hapus
    5. Harus buka Kamus Thailand-Indonesia dulu!

      Hapus
    6. bukan india? kch kch hutahe..

      Hapus
    7. Haha...iya benar Mas...nah sekarang gejaa yang jadi permasalahannya.

      Hapus
    8. Lebih baik kita tanya langsung pada sumbernya ya Mas?

      Hapus
    9. iya. siapa yang kita tanya?
      mas budiiii??!!

      Hapus
    10. Mas Rudy Arra , punya kamus Thailand - Indonesia ya? Keren keren. Saya cuma bisa nyanyi lagu THAILAND cuma 1 aja. Judul lagunya "Loi Kratong". Waktu saya ikut Youth Engagement Summit 17-18 November 2009 lalu, saya sempat ngobrol sama teman teman saya dari delegasi Thailand.

      Saya nyanyi lagu itu di hadapan mereka. Merekas ampai kagum dengar saya bisa nyanyi lagu nasional mereka, walaupun pastinya aksennya jelek dan terdengar aneh. Mereka senang bukan main ada lagu nasionalnya dinyanyikan oleh orang Indonesia. Saya dapat merchandise *sopenir* Thailand dari mereka atas "reward" saya nanyi lagu Nasional mereka

      wanpen duam sip song Nang Konong Tem Taling
      Woican lai kaing Sanung leng wang Loi loi Kratong
      Loi Loi Kratong

      Hapus
    11. Wuiiiih...Akang ku ini memang hebat, pengalamannya luas banget, salut. Jika aku bisa membawakan lagu bebahasa asing (selain English) pasti akan bangga banget hehe,,,

      #Wah...translate dulu!

      Hapus
  8. Dahulu juga pernah ada iklan gencar sabun mandi yang berisi cincin emas. Ada juga sabun mandi merek tertentu yang ada duit seratus ribuannya. Saya waktu itu penasaran.

    Jadi beli sabun mandi sebelum dipake, saya belah atau saya potong jadi dua bagian. Mau liad siapa tahu beruntung. Nyatanya belum beruntung juga. Istri di rumah kesal karena sabun mandinya berantakan jadi dua karena saya potong sabun mandinya hiheihiehieee

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha ... wajarlah kang wartawan ... skeptis. haha ...

      Hapus
    2. Kang Asep : Haha...kebayang ekspresi wajah Ibu saat menemukan sabun mandinya sudah dalam keadaan porakporanda :D

      Mas Indra : Itulah kenapa aku suka dengan Jurnalis, mereka itu Credas, Tangkas, Skeptis dan Kritis hehe...

      Hapus
    3. istri saya malah sering dapet hadiah gocap.
      dari saku celana saya. halahh. keluhh.

      Hapus
    4. Asal jangan di temuin surat dari penggemar aja ...ya mas zach......hehe...kabur...jauhhhhh.... Wkwkwk :D

      Hapus
    5. Surat cinta dari penggemarnya Mas Zach?, kalau gitu surat cinta dari aku dong.

      Hapus
    6. haha.. ogahh. surat cintanya isinya misuh sama ngelawak

      Hapus
    7. Daripada bual, mendingan begini aja deh Mas hihi...

      Hapus
    8. saya jadi lupa tema postingan ini apa ya..

      Hapus
    9. Ternyata aliran ini bisa membuat lupa segalanya ya?!

      Hapus
    10. Seceng yang bikin mumet...apalagi sama yang nol nya bejibun ya Mas?

      Hapus
    11. hehe.. sejuta? kalo sejuta judul postingannya pasti beda

      Hapus
    12. Kalau dapetnya sejuta, aku gak bakalan ribut Mas! hihi...

      Hapus
  9. Balasan
    1. Dalam Bahasa Pontianak duitnya ini disebut "Koyak" yang artinya lebih kurangs "hancur berantakan tidak karu karuan"

      Hapus
    2. kayak lagu yaa ..
      "dikoyak-koyak airnya dikoyak-koyak"

      haha ...

      Hapus
    3. Mbak Tia : Tragis ya?!

      Kang Asep : Kasihan ya?!

      Mas Indra : Iiih bukan gitu Mas, tapi "dibolo-bolo airnya dibolo-bolo"

      Hapus
    4. dialog di sini boleh saya bikin makin ambrol?

      Hapus
    5. Haha...bukan ambrol kali...miz....

      Uang nya udah compang camping.... Hehe :)

      Hapus
    6. Mas Zach : Cepe' duluuu...

      Mas Budi : Haha...kasih baju dong Mas.

      Hapus
    7. Inget Pos Ronda jadi inget Kopi susu...

      Hapus
    8. Bukan ah, royalty-nya mandeg, rencana mau beralih pada Kopi cap Kucing.

      Hapus
    9. sejenis TOP Coffee kali. BONGKAR BONGKAR BONGAR ....!!! *halah*

      Hapus
    10. Mas Zach : Kucing aja deh Mas, soalnya kalau aku dengar Luwak, yang ada dipikiranku adalah buangannya itu lho hihi...

      Mas Indra : Naaah ngiklan deh, pihak perusahaan Kopi yang bersangkutan harus melihat Komen ini, mereka harus bayar Royalty pada Mas Indra nih.

      Hapus
    11. kalo luwaknya diganti kucing buat kopi bagus gak?

      Hapus
    12. Pasti rasa kopinya Asem!

      Hapus
    13. hilang bubur timbul ambrol.....hemmmmmm
      kaburrrrrrrrrr

      Hapus
    14. ambrol-ambrolan nih komen jadi nggak ada yang fokus babar blas.
      apa tadi temanya, secengan ohh

      Hapus
    15. Tuan rumah mulai manggil tukang buat benerin keambrolan ini!

      Hapus
  10. wah, mcmc..Produsen makanan ringan saat ini membuat promo yang kurang berkualitas . itu salah satu buktinya. Makanan yang dikasi uang didalamnya mesti dikemas dengan plastik yang tidak berbahaya bagi makanan , atau berupa vouceher yang lebih berguna daripada uang ceribuan ..hoho..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Harapan kita sebagai konsumen sih memang begitu Mas, tapi pada kenyataannya masih banyak Produsen makanan yang nakal melakukan praktek seperti itu.

      Hapus
    2. Ini yang perlu diperhatikan badan pengawas makanan atau kualitas makanan mas , semestinya walaupun gencar dengan promo. tetaplah pada "keselamatan dan kepuasan konsumen "

      Siapa yang suka membeli kalopun ada uang didalam tapi gak sehat. Itupun yang sudah kusam dan nilai yang tidak seimbang dengan dampak yang dibuatnya.

      Hapus
    3. Iya, mereka seperti tidak sadar jika ini malah dapat menjadi Boomerang bagi diri mereka sendiri, karena promosi dengan cara yang 'tidak sehat' seperti ini hanya akan menimbulkan image buruk bagi prouk yang dopromosikannya.

      Hapus
  11. waahhh tindakan yang sangat higennis + harmonis, kalau kang ara jadi menteri kesehatan + keuangan kayaknya cocok deh kang mas heeeeheee :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi...Om bisa saja, aku cuma greget aja sama masalah kecil ini Om.

      Hapus
  12. ihhh ngeriii dehhhh hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku mah mendingan menikmati makanan buatan Teh Ayudiah aja deh, dijamin higienis bukan? hehe...

      Hapus
  13. Aduh...knapa uang seribuan lecek...ya mas Rud.... :)
    Harusnya....dalam nya ada hp mya gitu...hehe...
    [guyon ya mas)

    Memang jaman skrng...utk cari makanan yg nyata2 kita harus beli...susah ya mas..cari yg benar2 bersih n higinis....apalagi klw makanan nya gratis ya mas....kebayang jadi nya deh...hehe :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul Mas, apalagi di kota besar, karena di rumah makan sekalipun belum tentu proses memasaknya benar-benar bersih.

      Hapus
  14. Aduh...knapa uang seribuan lecek...ya mas Rud.... :)
    Harusnya....dalam nya ada hp mya gitu...hehe...
    [guyon ya mas)

    Memang jaman skrng...utk cari makanan yg nyata2 kita harus beli...susah ya mas..cari yg benar2 bersih n higinis....apalagi klw makanan nya gratis ya mas....kebayang jadi nya deh...hehe :)

    BalasHapus
  15. Memang banyak pembuat makanan tidak memikirkan itu Teman. Hak kita sebagai konsumen juga masih kurang diperhatikan. Nice Post

    BalasHapus
    Balasan
    1. Begitulah, hak konsumen seringkali diabaikan.

      Hapus
  16. wkwk itu apaan. yg produksi ngasi uang robek :/

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, gak ada kerjaan tuh orang hehe...

      Hapus
    2. Lho kita kan sedang dalam menjalankan Misi Mas, Misi memporakporandakan kotak komen orang.

      Hapus
    3. hahaha.. ambrol deh kotak ini

      Hapus
    4. Tenaang, langkah antisipasi sudah dipasang di kotak komen ini, Bagaimanapun sang pembuat onar tak akan termakan ulahnya sendiri hihi...

      Hapus
    5. hahaha... jadi uah apapun di sini, bakalan aman kan

      Hapus
    6. Aman dong, selama suasana hati Mimin masih enak haha...

      Hapus
    7. Paling misuh-misuh Mas hihi...

      Hapus
    8. Sekarang waktunya hepiii...

      Hapus
  17. iyaks... nggilani...

    lagian kasih hadiah yg bener dikit kenapa yah... --__--

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tau tuh Mbak, dikira kita ini adalah jasa penukaran uang rusak kali ya?

      Hapus
  18. pas liat sekilas, saya kirain itu petasan..hahaaaaa

    jadi segan ni beli cemilan gituan.. ck ck ck

    BalasHapus
  19. hahaha sekarng makin keren aja orang nipunya wakkka

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe iya Mas, tapi tidak berkualitas, pake secengan sih hhi...

      Hapus
    2. untung bukan duit receh hasil kerokan bosnya wakwkwk

      Hapus
  20. hha... ngenes banget mas! harusnya dapet, eh malah uang robek... wkwkwk

    BalasHapus