Jumat, 02 November 2012

Judulnya Apa Ayo??? (Bagian 2)

Ini merupakan bagian kedua dari postinganku dengan konsep yang sama yang aku posting pada bulan Mei lalu. Konsep dari postingan ini adalah dengan mewawancarai diriku sendiri dengan menyertakan sosok imaginer bernama Idur sebagai sang Pewawancara. Aku kemas tulisan ini dengan menggabungkan unsur fakta dan fiksi.

Gak tahu kenapa, tiba-tiba siang hari tadi Saya mendadak ingat sama Mas Idur yang pada Bulan Mei lalu pernah mewawancaraiku...Haaah...entah angin apa yang membuatku ngangenin pria centil nan melambai itu. Kalo flasback, saya jadi senyum-senyum sendiri saat teringat Interview  tempo hari.

Dan sore hari tadi, dalam waktu luangku, diapun mendatangiku kembali dengan misi yang tetap sama, yaitu mewawancaraiku.

Dengan Tokoh yang masih sama dengan Edisi Pertama, yaitu:
Rudy : Yang diwawancarai
Idur : Yang mewawancarai

Idur : Hai Mas Rudy, apa kabar? , akhirnya kita bisa bertemu lagi yaa...senangnya hatiku, hmm...kira-kira sudah berapa tahun yah kita tidak bertemu?

Rudy : ..., baru juga tujuh bulanan kita gak bertemu Mas! Berlebihan deh ihh.  Iya mas, saya juga merasa senang bisa bertemu kembali dengan anda. Sekarang anda tampak lebih macho ya, tapi wajahnya masih tetap seperti dulu, imut-amit.

Idur : Ah Mas Rudy ini bisa saja. Iya, beberapa bulan ini aku memang mengikuti program Fitness, Om Emon yang mengajakku.

Rudy : Chiee...sekarang bergaulnya sama Om-Om ni yee...

Idur : Aahihi...hu-uhh...!!! (dengan muka merah merona asem)...yaudah kita mulai wawancaranya ya Mas Rudy!

Rudy : Silahkan...!

Idur : Kenapa anda memilih Blog sebagai media untuk menyimpan tulisan-tulisan atau karya-karya anda yang lain?

Rudy : Sebenarnya jawaban dari pertanyaan ini sudah saya jawab pada wawancara kita sebelumnya, tapi saya akan coba menambahkan. Pada dasarnya saya hanya ingin menyimpan semua tulisan saya ditempat yang bisa saya buka dimana saja, selama saya masih bisa tersambung dengan Internet. Awalnya saya tidak berharap orang lain membaca tulisan saya, tapi ternyata semakin saya kenal dunia blogging, sayapun tertarik untuk lebih interaktif dengan blogger lainnya.

Idur : Hal apa sajakah yang menjadi inspirasi anda dalam membuat karya tulis?

Rudy : Tulisanku cenderung menceritakan hal-hal yang terjadi dalam keseharianku, jadi jangan terlalu berharap untuk menemukan tulisan yang sangat berguna bagi nusa dan bangsa di Blogku ini, karena isinya memang biasa saja, bahkan mungkin tak guna. Ini karena sejak dulu saya mempunyai kebiasaan mencatat kejadian-kejadian yang saya alami disetiap harinya, mulai dari kisah cinta sampai kisah saat saya lama ngeden di toilet karena iseng makan jambu biji mentah pun saya mencatatnya, dan saya simpan catatan saya itu dalam format MS Word yang di-save dalam HDD netbook.

Idur : Anda pernah membukukan salah satu karya tulisan anda, apa benar demikian?

Rudy : Lho, bagaimana anda bisa tahu itu Mas Idur?

Idur : Lha wong otak kita sama kan Mas?

Rudy : Oh iya ya?!....Ya begitulah Mas, saya memang pernah membukukan salah satu tulisan saya yang bertema pengalaman cinta saya sendiri. Tapi mungkin lebih tepatnya saya hanya print tulisan saya itu, lalu saya susun selayaknya sebuah buku dengan disain cover yang saya buat sendiri hehe...tebal buku itu hanya 56 (lima puluh enam) lembar. Buku itu bersifat sangat eksklusif karena dicetak hanya satu eksemplar saja. Dan saking eksklusif-nya, buku itu saya kirim pada seseorang yang sangat spesial bagi saya. Yah...pasti Mas Idur tahu kan siapa yang saya maksud.

Idur : Oh tentu saja saya mengerti Mas, pasti diberikan pada Mas Tiswa kan? Sahabatmu itu lhoo...

Rudi : “...!!!” #Nyari Panci#

Idur : Terus, bagaimana perasaan anda selama hampir sepuluh bulan ini menekuni dunia Blogging?

Rudy : Bila ditanya perasaan, aku akan jawab ‘campur-aduk’. Tapi yang lebih mendominasi adalah perasaan senang.

Idur : Apa Manfaat yang telah anda dapat dari kegiatan Blogging ini?

Rudy : Disini saya bisa berekspresi dan berinteraksi dengan banyak orang-orang cerdas. Walaupun ini hanya dunia maya, tapi disini saya bisa mendapatkan sahabat-sahabat yang bisa diajak bertukar pikiran, sehingga sedikit banyaknya telah menambah wawasan saya. Selain itu saya juga bisa mendapat informasi tentang bermacam paparan fenomena yang tengah terjadi dalam dunia sosial, mengetahui ilmu yang belum pernah saya pelajari sebelumnya, mempelajari berbagai macam gaya kepenulisan, menemukan sesuatu yang tidak pernah saya sangka sebelumnya dan yang pasti masih banyak lagi manfaat yang saya dapatkan. Jika anda ingin saya menyebutkannya satu per satu, syaratnya anda harus beliin saya Pop Corn terlebih dahulu.

Idur : Oh tidak usah deh Mas, soalnya kantongku lagi lepek...

Rudy : Iya, kelihatan kok dari mukanya!

Idur : Untuk jadwal blogging itu sendiri, biasanya kapan anda menyempatkan waktu untuk menulis atau Blog Walking?

Rudy : Dimana ada inspirasi berpadu dengan waktu senggang, saat itulah saya menulis dan BW, tapi jadwal yang tetap bagiku adalah pada malam hari, karena bisa terbebas dari mahluk kecil yang usil.

Idur : Heuughh...disini udaranya panas banget yak?

Rudy : Mau tak seduhin Kopi Susu?

Idur : Enggak ah Mas, makasih. Lagi gerah nih, bibirku sampai kering begini, bentar ya Mas, aku mnta ijin memakai sesuatu dulu.

Rudy : Ijin memakai apa tho???, mau bedakan lagi???

Idur : Lip Gloss Mas!!!

Rudy : “...???” #Speechless#

Idur : Lanjut ya Mas!. Jika saya perhatikan, gaya bahasa tulisan anda yang sekarang cenderung berbeda dengan gaya bahasa tulisan anda diawal Blog ini diciptakan, kini gaya bahasa tulisan anda lebih lepas, santai dan apa adanya. Anda bisa jelaskan alasannya?

Rudy : Saya hanya ingin menemukan kenyamanan dalam berekspresi. Kenyamanan menjadi diri sendiri sebagai manusia yang tidak selalu sempurna. Jadi mohon untuk mencerna setiap tulisan saya dari sisi yang manusiawi.

Idur : Pertanyaan terakhir deh Mas, Ap...eh maaf Mas!, ada SMS masuk ke hape saya, sebentar yak!

Rudy : Hmm...SMS dari siapa tuh?, dari operator lagi?

Idur : Rupanya kali ini dari pacarku Mas!

Rudy : Wuiddiiih...sekarang sudah punya pacar toh?, pasti ngajakin dinner yak?, atau mungkin kirim kata-kata romantis yak?

Idur : Bukan Mas, dia minta dikirimin pulsa!

Rudy : Oooh...turut prihatin deh.

Idur : Ah sudah biasa kok Mas!

Rudy : ...#Glekk!!!#...

Idur : Lanjut deh pertanyaan terakhirnya ya Mas. Apa harapan dan pesan-pesan anda untuk Blogger?

Rudy : Sederhana saja kok, aku berharap akan semakin banyak lagi orang-orang yang tertarik dengan dunia Blogging, karena dengan blogging kita akan termotivasi untuk menulis, jika sudah punya hobi menulis maka kita juga akan lebih rajin lagi untuk membaca, setidaknya untuk mencari inspirasi dan referensi tulisan yang akan kita buat. Jika membaca sudah menjadi kebutuhan, maka informasipun akan dengan mudah didapatkan. So, hasilnya sudah bisa ditebak.  Dan juga aku berharap kepada para Blogger yang terhormat, agar supaya dapat berpikir terbuka pada setiap hasil karya orang lain, dan juga dapat menjaga etika dalam posting pada blog masing-masing, toh ini demi citra blogger secara keseluruhan juga toh?!. Lho...Mas Idur jangan tidur dong!!!

Idur : Eh iya...*sluuuurpp*...ya sudah Mas, terima kasih atas semua jawaban yang telah anda berikan untuk semua pertanyaan saya.

Rudy : Iya, terima kasih kembali ya.

Idur : Aku langsung pamit saja ya Mas!

Rudy : Lho kok buru-buru, Mau pergi ke Hollywood lagi toh?

Idur : Enggak Mas, aku mau fitness...

Rudy : Ooo...kirain kali ini giliran interview Katy Perry?

Idur : Enggak Ah Mas, aku anggap dia sainganku, masa orang-orang bilang dia lebih cantik dari aku, kan empedh hatiku!. Eh mas punya pembalut gak?

Rudy : “...???”

Idur : Kok malah melongo Mas?, ini tadi lututku kesandung pintu bajaj saking buru-buru nya kesini, jadinya lututku berdarah gitu, aku butuh semacam kain kassa sama plester buat membalut lukaku.

Rudy : Oooo...kirain pembalut yang bentuknya kayak roti sisir itu...yaudah tak aku ambilin di kotak P3K. Tunggu ya, jangan mati dulu!