Minggu, 23 Desember 2012

SMS HOAX

9/12/2012 22:16
sekedar pemberitahuan
ACEH pukul 5 sore kemarin mendengar suara anjing lagi mengaum seperti raksasa untuk yang kedua kalinyari bawah dasar laut samudra pasifik.menurut para ulama,itu suara Dajjal yg berusaha naik ke dunia.oleh karena itu kita disuruh senantiasa tidak berhenti mengumandangkan adzan dan mendirikan sholat.siapa yang membaca ini,tolong sebarkan ke 20 orang.jangan dipermainkan lillahi Ta’ala. Demi alloh ini amanahmu,
Begitulah isi dari SMS yang aku terima melalui nomor HP-ku pada tanggal 22 December 2012 20:03. Aku tulis isi SMS yang aku terima itu sama persis seperti yang tertera pada layar HP-ku dengan memperhatikan ukuran huruf, spasi dan tanda baca. Tanpa aku mengurangi ataupun menambah satu huruf pun disana. Semoga saja aku benar.

SMS ini aku terima dari seorang temanku yang ada di Bandung sana. Awalnya aku mengabaikan SMS itu, karena aku tidak ingin terlarut dengan kabar yang aku anggap HOAX itu. Beberapa menit  kemudian aku mendapat SMS serupa, kali ini dari nomor yang tidak dikenali. Usut punya usut, sang pengirim SMS yang kedua juga merupakan orang yang aku kenal. 

Kali ini aku mulai dibuat empedh oleh kabar dalam kedua SMS yang aku terima ini. Berusaha agar tidak terkesan menggurui, aku langsung mengirim SMS balasan kepada kedua nomor itu dan SMS balasanku berisi tentang ketidaksetujuanku pada kabar itu. Aku awali isi SMS balasanku dengan tulisan ‘KABAR HOAX’. 

Aku mendapatkan tanggapan dari pengirim SMS yang nomornya tidak dikenali atau Pengirim SMS yang kedua tadi. Dalam tanggapannya terhadap SMS balasanku itu dia menulis agar aku jangan mempermainkan SMS yang dia kirim karena ini menyangkut masalah Agama, katanya. Akupun kembali menanggapinya. Boleh dibilang saat itu kami agak berdebat dengan cara saling berbalas pesan singkat. Dan perdebatan kecil itu berakhir saat orang yang berdebat denganku itu tidak membalas pesan singkat terakhir yang aku kirim.

Aku tak habis pikir, kenapa masih ada orang yang dengan gampangnya terpengaruh dengan kabar (yang aku anggap) HOAX yang disampaikan melalui pesan singkat. Terlebih Kabar itu berasal dari sumber yang tidak pasti dan tidak dapat dipertanggungjawabkan. 

Aku memang seorang Muslim yang tidak terlalu ta’at. Tapi aku mempunyai pemahaman, jika memang kita seorang Muslim yang beriman, tentunya kita sudah mengetahui jika mendirikan Shalat itu memang suatu kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan. Sampai akhir jamanpun itu sudah menjadi kepastian. Dan jika kita sampai resah dengan kabar HOAX semacam yang terdapat pada SMS diatas, itu berarti Shalat yang kita dirikan itu bukan KARENA ALLOH lagi, melainkan karena takut pada ancaman yang terdapat pada KABAR YANG TIDAK JELAS seperti pada contoh kasusu diatas. 

Aku yakin sebagian besar sahabatku sudah paham tentang ini. Tapi yang membuatku tak habis pikir, kenapa masih ada saja orang yang dengan begitu mudahnya dibego-begoin dan terpengaruh oleh kabar HOAX seperti itu, sampai-sampai mengikuti apa yang diperintahkan pada pesan tersebut. Kenapa aku bilang bego?, karena dari cara penulisan pesannya saja kita sudah bisa menemukan beberapa kejanggalan. 

Contoh kejanggalan yang pertama adalah penggunaan tanda baca yang benar-benar acak-acakan, karena jika memang pesan ini berasal dari sumber yang bisa dipercaya, tentu saja penggunaan tanda baca akan benar-benar diperhatikan. 

Yang kedua, coba perhatikan tulisan tanggal di bagian paling atas pesan itu (9/12/2012),   dan perhatikan kutipan pesan “ACEH pukul 5 sore KEMARIN mendengar suara anjing...”. Disana terdapat kata “KEMARIN” yang tentu saja ini tidak relevan dengan tanggal pengirman pesan yang dikirim pada tanggal 22-12-2012, iya kan?. Gitu aja kok keblingerr!. 

Dan jika kita menuruti apa yang diperintahkan pada pesan tersebut yaitu menyebarkan pesan yang berisi kabar HOAX itu, itu berarti kita telah ikut serta menyebarkan kabar tidak benar dan sesat yang dapat menimbulkan keresahan ditengah masyarakat luas. Atau apakah jaman sekarang sudah banyak orang yang terlampau lemah imannya, sehingga digertak dengan kabar bohong semacam itu saja sudah membuat membuat jiwanya “gemetar”?. 

Kini kita hidup di dunia yang serba instan, termasuk dalam mendapatkan informasi. Coba kita perhatikan, media cetak, media Televisi, media Internet dan media lainnya sudah begitu dekat dengan kita. Ditambah betapa pesatnya perkembangan berbagai macam jejaring sosial seperti Blog, Twitter, Facebook, foursquare, berbagai macam forum internet dan lain sebagainya yang sudah begitu memasyarakat, bahkan masyarakat yang tinggal dipedalamanpun kini sudah mampu meng-akses semua itu, walaupun belum seluruhnya. Di dunia maya inilah tersebar berbagai macam doktrin yang memerlukan filtrasi otak dengan bijak dan matang, sehingga kita tidak salah paham dalam memaknainya. 

Ahh...aku terkesan seperti manusia yang merasa paling benar saja ya?. Demi apapun aku tidak bermaksud seperti itu, aku hanya mengeluarkan apa yang ada dalam otakku saja. Jika ada yang merasa janggal atas kata-kataku, mari kita diskusikan pada kolom komentar.

Huftt...minggu pagi yang begitu indah kali ini aku isi dengan ngoceh di blog, sungguh kegiatan yang menyenangkan ya? hihi...ah nikmati sajalah. Okei...selamat menikmati hari libur. 

Terima Kasih.