Senin, 04 Maret 2013

Wirausahawan Bukan Pecundang


Terus terang selama ini aku merasa tidak begitu nyaman dengan pandangan sinis beberapa pihak terhadap Wirausahawan yang memandang pilihan karir berwirausaha itu adalah pilihan yang tidak prospektif dan tidak menjamin masa depan. 

Mungkin ini memang akan menjadi sangat wajar jika setiap orang mempunyai pandangan berbeda dalam menentukan karirnya. Ada yang ingin tetap bertahan di "zona nyaman", tapi ada juga yang ingin mengambil jalan yang berbeda. Ada yang lebih nyaman dengan cara "meneruskan sejarah", ada juga yang berusaha untuk "mencetak sejarah".

Menurut data tahun 2011, jumlah Wirausahawan di Indonesia hanya sekitar 0,24% dari jumlah penduduk Indonesia yang berjumlah sekitar 238 juta jiwa, sedangkan agar perekonomian disatu negara dapat terus bertumbuh dengan ideal, diperlukan sedikitnya 2% Wirausahawan dari total jumlah penduduk di suatu negara. Tentunya ini adalah jumlah yang masih begitu rendah bila dibandingkan dengan jumlah Wirausahawan Amerika yang berjumlah 11%, Singapura sekitar 7% dan Malaysia sekitar 5% dari total jumlah penduduknya. 

Tapi bagaimanapun kita memang harus realistis, startup memang tidak semudah membalikkan telor ceplok diatas penggorengan, jatuh bangun dalam memulai usaha seakan sudah menjadi keharusan, dan tidak dipungkiri memang banyak yang merasa sudah tidak ada jalan dan memutskan untuk tidak melanjutkan. Dalam hal apapun, dalam bidang apapun, pasti diperlukan motivasi dan determinasi yang tinggi dalam usaha mencapai tujuan, dan itu juga berlaku dalam dunia wirausaha.

Wirausaha juga mempunyai tempat / pengaruh yang sangat penting dalam laju roda perekonomian suatu bangsa. Dari dunia wirausaha dapat timbul kesempatan kerja baru, inovasi baru, sumber penghasilan baru, bahkan mungkin penemuan teknologi baru.

Jadi, mohon untuk tidak menganggap remeh Wirausahawan...karena Wirausahawan bukan pecundang.