Minggu, 19 Juli 2020

Khasiat Daun Binahong, Kandungan Senyawa dan Efek Sampingnya

Khasiat Daun Binahong

Daun Binahong dengan nama ilmiah Anredera Cordifoli, atau dikenal juga dengan nama Madeira Vein. Tanaman ini mudah ditemukan di Asia Tenggara dan kawasan tropis di Amerika Selatan. Berikut adalah Taksonomi atau Klasifikasi Ilmiah dari Binahong:

Divisi
Tracheophyta
Upadivisi
Spermatophytina
Klad
Angiosperms
Klad
Mesangiosperms
Klad
Eudicots
Klad
Core Eudicots
Ordo
Caryophyllales
Famili
Basellaceae
Genus
Anredera
Spesies
Anredera cordifolia

Binahong merupakan tanaman rambat dengan cara berkembang biak dengan umbi menyerupai kutil yang terdapat pada pangkal daun. Tanaman binahong memiliki bunga jantan dan betina, namun walaupun begitu jarang sekali menghasilkan benih dengan cara seksual atau melalui bunga/biji, spesies ini lebih sering berkembang biak secara vegetatif melalui umbi dan mudah dikembangbiakkan oleh manusia. 


Daun binahong sering dipergunakan sebagai salah satu bahan untuk pengobatan. Kandungan senyawa Flavonoid dan antioksidan yang terkandung pada daun binahong dapat memberi manfaat kesehatan bagi tubuh. Flavonoid adalah kelompok senyawa bioaktif yang banyak ditemukan pada tumbuhan. Flavonoid memiliki peran dan manfaat yang besar bagi kesehatan tubuh manusia, diantaranya adalah membanti meningkatkan efek vitamin C dan antioksidan, dapat membantu mengobati alergi, infeksi virus, arthritis, dan kondisi peradangan tertentu, dapat memperbaiki sel yang rusak akibat radikal bebas. Selain Flavonoid, satu lagi senyawa yang terkandung dalam daun binahong adalah antioksidan. Manfaatnya hampir sama dengan Flavonid.

W. Selama, dalam penelitiannya mengungkapkan bahwa ekstrak etanol pada daun Binahong memiliki total flavonoid 11.266 mg (segar) dan 7.687 mg. Dari per Kg daun binahong segar dan kering. Ekstrak etanol daun binahong segar memiliki antioksidan total 4,25 mmol / 100 g) dan 3,68 mmol / 100 g untuk daun binahong kering. 



Sebuah informasi penelitian tentang khasiat Binahong yang dilansir dari Jurnal e-Biomedik mengungkapkan bahwa penelitian yang menggunakan metode eksperimental terhadap 5 ekor kelinci. Satu ekor kelinci untuk dilihat jaringan kulit normalnya, empat ekor kelinci lainnya diberi luka pada bagian punggung kanan dan kiri. Pada luka di bagian punggung kanan diberi daun binahong dan pada luka di punggung sebelah kiri tidak diberikan daun binahong. Empat ekor kelinci tersebut dibagi menjadi dua kelompok, kelompok A merupakan dua kelinci yang dilihat proses penyembuhan lukanya pada hari kelima dan kelompok B adalah dua ekor kelinci yang dilihat proses penyembuhan lukanya pada hari ke empat belas. 

Hasil secara makroskopik, luka yang diberikan daun binahong tampak lebih kecil dan kering, sedangkan luka yang tidak diberi daun binahong tampah masih dalam dan kemerahan. Secara mikroskopik, luka yang diberi daun binahong terbentuk jaringan granulasi yang lebih banyak dan reepitelisasi lebih cepat dibandingkan dengan yang tidak diberi daun binahong. Dari penelitian ini bias disimpulkan bahwa daun binahong dapat membantu mempercepat  proses penyembuhan luka dengan pembentukan jaringan granulasi yang lebih banyak dan reepitelisasi yang lebih cepat. 

Mengingat bahwa tanaman ini mengandung Flavoniod dan Antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh manusia, tentu tanaman ini memiliki banyak khasiat. Diantaranya adalah: 
  • Menurunkan resiko penyakit kardiovaskular (misal: Penyakit Jantung, Deep Vein Thrombosis, Stroke)
  • Anti Inflamasi atau anti peradangan 
  • Membantu mengobati luka sobek
  • Membantu mengobati luka bakar 
  • Mengatasi Maag
  • Mengatasi Asam urat 
  • Pencegahan Diabetes
  • Pencegahan Kanker 
  • Pemulihan Stamina 
  • Mengatasi Anemia
  • Membantu mngetasai masalah ginjal 
  • Menangkal Radikal Bebas 
Dan mungkin masih banyak manfaat lainnya yang dapat diatasi atau memerlukan senyawa Flavonoid dan Antioksidan. 

Namun walaupun banyak memberi manfaat bagi tubuh, tentu akan terdapat efek samping jika dikonsumsi tidak sesuai takaran yang tepat atau berlebihan. Selain itu senyawa atau kandungan yang ada pada daun binahong ini memiliki reaksi terhadap beberapa zat yang terkandung pada obat. Berikut adalah efek sampiny yang perlu diwaspadai dari daun binahong:
  • Reaktif terhadap zat stimulant, oleh karenanya jangan dikonsumsi bersama dengan makanan atau minuman yang mengandung zat ini, seperti Teh dan Kopi.
  • Ibu hamil dan menyusui sangat tidak dianjurkan mengkonsumsi daun binahong
  • Dapat memicu stroke 
  • Dapat memicu hipertensi
Dengan demikian, bijaklah dalam mengkonsumsi atau menggunakan daun binahong ini, jangan berlebihan. Sangat disarankan sebelum mengkonsumsi daun binahong untuk berkonsultasi terlebih dahulu ke pihak professional herbal atau dokter yang paham dengan teknik pengobatan herbal.