Kamis, 09 Juli 2020

Panen Sayuran Hidroganik Budikdamber di Halaman Rumah

Saat yang paling menyenangkan dari kegiatan bercocok tanam adalah ketika waktu panen tiba. Itu juga yang kami rasakan ketika sudah tiba saatnya memanen sayuran yang 36 hari lalu kami semai pada Budikdamber. Kangkung, itu jenis sayuran yang kami pilih untuk mendampingi budidaya lele dalam ember. Sebenarnya sayuran kangkung sudah bisa dipanen saat usianya mencapai 28 hari terhitung sejak penyemaian, namun karena kesibukan, saya baru sempat memanennya saat usia kangkung sudah mencapai 36 hari.

Untuk teknik pemanenan saya hanya memotong batang dari kangkung, membiarkan pangkal kangkung tetap berada di dalam gelas, untuk dibiarkan agar tumbuh kembali tunas. Kangkung termasuk sayuran yang mudah dibudidayakan, hanya dengam menyetek batangnya saja sudah bisa tumbuh dengan cepat. Jadi jika kita menanam kangkung dari semayan biji benih, untuk masa tanam selanjutnya setelah panen, kita cukup menggunakan batang pohon kangkung, caranya dengan memotong batang kangkung dengan menyisakan 3-4 bakal tunas, satu bakal tunas paling bawah berada di dalam media tanam, sisa bakal tunas berada di atas sebagai bakal tunas baru.



Saya hanya mengandalkan kandungan nutrisi atau pupuk organik alami dari air pada ember budikdamber yang menjadi habitat hidup ikan lele. Kotoran dari lele menjadi pupuk alami bagi tanaman Kangkung, saya tidak menggunakan nutrisi atau pupuk tambahan. Namun walaupun begitu, hasil panen kangkung dalam budikdamber ini cukup memuaskan, dari satu ember menghasilkan 419 gram Kangkung.




Selain memanen Kangkung, saya juga sempatkan memeriksa ikan Lele dalam ember, untuk mengetahui proses pertumbuhannya. Ketika diperiksa, ikan lele yang saat kami tanam panjangnya hanya sekitar 5-7 centimeter, dalam waktu 36 hari panjang lele rata-rata mencapai 13-15 centimeter. Namun saat ini ikan Lele belum saatnya dipanen, karena Lele layak dipanen ketika ukurannya sudah mencapai 9-12 ekor per kilogram, atau sekitar 2,5-3,5 bulan. Jadi masih harus sabar menanti hehe.


Untuk pakan lele saya menggunakan Pelet ikan dengan kualitas baik. Di daerah saya Pelet ikan dengan kualitas baik bisa dibeli dengan harga Rp. 11.000/Kg, ada yang lebih murah dari itu harganya Rp. 7.000/Kg. Namun saya sarankan pilihlah pakan ikan yang kualitasnya baik. 

Berbudidaya tanaman dan ikan di depan rumah itu sangat menyenangkan, selain sebagai antidepresan, kita juga bisa mendapat bahan makanan organik ketika masa panen tiba. 

Simak juga Video nya dibawah ini ya!