Senin, 20 Juli 2020

Plantar Fasciitis: Pengertian, Penyebab dan Pengobatan

Plantar Fasciitis adalah salah satu penyebab paling umum terjadinya nyeri pada tumit. Hal ini disebabkan oleh terjadinya peradangan pada jaringan ikat di bagian bawah kaki yang menghubungkan jari-jari kaki dengan tulang tumit atau Plantar Fascia. 

Plantar Fasciitis seringkali terjadi pada mereka yang memiliki aktivitas fisik aktif dengan tumpuan utama pada bagian kaki, seperti olahragawan khususnya pesepak bola, pelari, orang-orang yang sering mengangkat beban berat termasuk orang yang kelebihan berat badan. Tak hanya itu, memakai sepatu yang terlalu ketat atau dengan ukuran yang tidak sesuai dengan bentuk kaki juga dapat meningkatkan risiko terkena Plantar Fasciitis.  

Seperti yang dijelaskan oleh dr. Astuti Pitarini, Sp.OT yang merupakan Dokter Spesialis Bedah Ortopedi "Plantar fascia merupakan bagian dari lapisan telapak kaki yang tersusun dari jaringan fibrosa. Lapisan ini terbentang dari ujung tulang tumit sampai ke dasar jari-jari kaki". Fungsi dari Plantar Fascia adalah sebagai penopang kaki dan menyerap goncangan ketika berjalan. Jika bagian ini mengalami tekanan yang terlalu besar, maka akan timbul iritasi atau bahkan robek, kejadian ini bias menjadi salah satu penyebab terjadinya Plantar Fasciitis. 

Namun, Plantar Fasciitis dapat terjadi dengan sebab yang tidak jelas, sehingga faktor lain dapat menjadi penyebabnya. Berikut adalah faktor resiko lain yang yang dapat menyebabkan Plantar Fasciitis:
  • Faktor usia. Walau tak memandang usia, Plantar Fasciitis memiliki risiko lebih besar terjadi pada usia 40 hingga 60 tahun. 
  • Aktivitas fisik yang bertumpu dan membuat tekanan besar pada bagian Plantar Fascia seperti Long Run (lari jarak jauh), senam, berjalan menanjak, mengangkat beban berat, berdiri terlalu lama, berjalan jauh dapat berkontribusi menyebabkan Plantar Fasciitis. 
  • Kegemukan juga dapat mengakibatkan Plantar Fasciitis, karena kaki mendapat beban yang berat tubuh yang berlebihan. 

Mengabaikan Plantar Fasciitis dapat menyebabkan rasa sakit pada tumit semakin parah dan beresiko penyebaran rasa sakit ke bagian lutut, pinggul hingga pinggang, oleh karena itu sangat penting untuk segera mengambil tindakan pengobatan. 

Bagaimana mengatasinya? Untuk penderita dengan tingkat cedera ringan, bisa dengan terapi mandiri dengan beristirahat, melakukan pereganan pada bagian kaki khususnya kaki bawah dengan gerakan Dorsofleksi atau Plantarfleksi, mengompres menggunakan es, bisa menggunakan anti-inflamasi atau mengkonsumsi obat pereda rasa sakit seperti Pracetamol atau Ibuprofen. 

Namun jika tingkat cedera sudah parah, maka segera hubungi dokter untuk mendapat penanganan yang lebih intensif secara medis. Jika diperlukan maka akan diambil tindakan pembedahan untuk melepas jaringan Plantar Fascia dari tulang kaki. Tindakan ini diambil sebagai langkah akhir pengobatan setelah mencoba berbagai macam metode pengobatan.