Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan
Wolfram Alpha

Bagi para pengguna facebook, sepertinya salah satu layanan dari Wolfram Alpha ini bisa jadi cukup menarik, karena menyediakan analisis data pengguna facebook dengan data statistik yang cukup lengkap. Aku saja yang sangat jarang menggunakan facebook cukup tertarik untuk mencobanya.



Sebagai bentuk dukungan dariku terhadap peluncuran Rekening Amal Komunitas Blogger KPK ini, maka pada postingan kali ini aku me-repost postingan Mbak Dinie yang berisi tentang Rincian dan mekanisme rekening amal Komunitas Blogger KPK. 


Masih nyambung dengan postinganku yang berjudul Ucing-ucingan (Ucing Sumput), aku jadi tertarik untuk  mencari informasi lebih lengkap tentang permainan tradisional Sunda ini. Dan ada satu hal yang baru aku ketahui tentang kata "Hong!" yang diteriakan sang Ucing saat dia menemukan kawannya yang sedang nyumput (bersembunyi).

Menurut penjelasan Muhammad Zaini Alif yang merupakan seorang Dosen Seni Rupa di Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) dan pecinta mainan rakyat, kata "Hong" pada permainan Ucing-ucingan mempunyai arti "ketemu" atau "bertemu". Arti lebihnya adalah bertemu dengan Tuhan.

Bukan Tanda Tangan Rudy Arra
Gambar : Rudy Arra
Ngomongin soal tanda tangan, aku jadi ingat sama Mbak Ine (Teller BCA KPC Dayeuhkolot-Bandung). Dia sempat iseng bertanya padaku "Tanda tangan Rudy kok kayak gambar gitar yak?", tanpa merasa berdosa aku langsung jawab "iya mbak, soalnya kalo kayak gambar bibir nanti malah jadi tanda cinta".

#kemudian hening


Minggu sore kayak gini enaknya kita santai sejenak lagi dengan Anak Lama :D. Baiklah, sebelumkita bahas apa yang ada pada 'Anak Lama' kali ini, mendingan kita nikmatin aja dulu videonya ya. Joy it!!!


Yup!, ini adalah lagu ‘To Be With You’ dari Group Band Rock asal Amerika yang beranggotakan Eric Martin (Vocal), Billy Sheehan (Bass), Paul Gilbert (Guitar) dan Pat Torpay (Drum) yaitu Mr. Big. Buat para anak lama yang menyukai musik ber-genre Rock 80’s & 90’s mungkin sudah tak asing lagi dengan lagu jadul yang satu ini. Buat anak baru sih saya yakin banyak yang tidak tahu lagu ini.

Week End...!!!. Yup, ini adalah waktu yang tepat untuk santai sejenak, melakukan hal-hal kecil dan termasuk dengerin musik kesayangan. Dan sekarang saya membuat Label baru lagi pada Blog saya yang saya beri nama “Anak Lama”. Jadi, label ini bakalan berisi tentang video, lagu-lagu, dan hal-hal yang sempat nge-hits pada jamannya Om dan Abang-abang saya masih pedekate sama cewek, ini karena saya termasuk salah satu orang yang suka dengan karya-karya jaman dulu, walaupun karya-karya itu nge-hits jauh sebelum saya lahir.

Baiklah langsung aja ya.

Bisa dikatakan, ini adalah sambungan dari postingan saya sebelumnya yang berjudul ‘Typography’, dan kali ini saya ingin berbagi tentang ‘Kinetic Typography’. Sudah pernah dengar kan istilah ini?, atau mungkin sobat adalah salah satu penggemar atau bahkan disainer Kynetic Typography?, jika memang begitu anggap saja tulisan saya ini adalah pengingat untuk sobat semua.

Kinetic Typography merupakan teknik animasi gerak dengan susunan huruf / teks sebagai elemen utamanya, yang dipadukan dengan berbagai animasi dan efek pendukung  lainnya. Animasi ini di-disain sedemikian rupa sebagai media penyampaian pesan secara audio visual. 

Sama seperti seni Typography, Kinetic Typography juga biasa digunakan dalam dunia advertisement, video klip lagu, per-filman, dan media audio-visual lainnya. Sejarahnya sendiri berawal pada awal tahun 1899 dengan munculnya teks bergerak atau ‘surat animasi’ sederhana pada iklan karya Melies George. Dan Typography yang benar-benar kinetis untuk pertama kali muncul pada teks pembukaan judul film (Opening Credit/title sequence) seri Alfred Hitchcock yaitu ”North by Northwest” dan “Psycho”. Opening credit pada film tersebut adalah hasil karya Saul Bass yang merupakan seorang disainer grafis dan Film Maker.


Jalur Lingkar Gentong
Jalur Linkar Gentong yang merupakan jalur alternatif didaerah Gentong, Tasikmalaya, akhirnya dibuka juga untuk umum. Jalur ini mulai resmi digunakan pada hari Rabu, 15 Agustus 2012 yang lalu.

Ini merupakan kabar gembira untuk para pemudik yang akan menggunakan jalur selatan Jawa, ya setidaknya dengan adanya jalur baru ini kemacetan di daerah Gentong tidak akan terlalu parah.

Pada awalnya saya menduga jika jalur dengan panjang 1,2 KM ini tidak akan sampai bisa dipergunakan pada musim mudik tahun ini, karena saat saya melintas disana beberapa bulan yang lalu, keadaan proyek masih sangat berantakan, jembatan diatas rel kereta api yang tampak pada gambar saja belum dibangun.

Beberapa hari yang lalu saya bertemu dengan salahsatu sahabat sewaktu sekolah dulu. Kami bernostalgia tentang hobi bermusik kami waktu itu. Kami membicarakan tentang Gitar yang sempat kami gunakan dulu. Dan saya tidak mau kehilangan cerita ini lagi, makanya saya coba cerita disini ah hehe...

Gambar: Epiphone.Com

Gitar yang saya gunakan dulu adalah Epiphone Les Paul Custom. "Si Epi" ini benar-banar membuat saya ‘jatuh cinta pada pandangan pertama’. Tampilannya yang merupakan adaptasi dari disain Gibson Les Paul ini saya nilai begitu original dan berkarakter sangat kuat, sehingga begitu iconik untuk sebuah disain gitar. Epiphone sendiri merupakan Sebuah Produsen Alat Musik yang dibeli oleh Gibson Guitar Corporation pada tahun 1957. Dan sekarang menjadi anak perusahaan dari Gibson Guitar Corporation itu sendiri.

Dari segi handling, Gitar ini cukup nyaman digunakan, walaupun bebannya cukup berat (buat saya :P). Konstuksi Neck yang tebal dan Frets yang cembung  sangat nyaman untuk tangan dan jemari saya, sehingga tangan tidak mudah merasa lelah walaupun harus bermain dalam waktu yang cukup lama. Sebenarnya khusus untuk Konstruksi ini sangat  tergantung pada selera dan cara bermain sang Gitaris.


Gambar: Arra
PlayStation bisa dikatakan sebagai Game Console paling digemari di Indonesia hingga sekarang, walaupun  akhir-akhir ini mulai tersaingi oleh kepouleran Game Online Internet. Beberapa tahun yang lalu saya juga pernah tergila-gila dengan PlayStation ini, hampir setiap mempunyai waktu luang saya isi dengan bermain PlayStation dengan teman-teman.

PlayStation menjadi pilihan yang paling disukai karena nilai praktis dan ekonomisnya. Praktis karena dinilai mudah digunakan, mudahnya memenuhi berbagai kebutuhan seperti perawatan dan pernak-pernik karena banyaknya tempat yang menyediakan itu semua. Ekonomis karena memang biaya untuk memeuhi segala kebutuhan seperti CD/DVD Game, Spare Part, Perawatannya  terhitung sangat terjangkau untuk kebanyakan Masyarakat kita.

Tapi sayangnya penyebab terjangkaunya biaya tersebut adalah karena sebagian besar barang yang dijual merupakan barang yang tidak berpajak alias bajakan. Contohnya CD/DVD Game PlayStation, hampir semua CD/DVD Game PS yang dijual di Mal-Mal hingga Pedagang emperan adalah bajakan. Hanya dengan uang Rp. 3.500 (CD PS1) atau Rp. 5.000 (DVD PS2) kita sudah bisa memiliki satu keping CD/DVD Game PS. Coba bandingkan dengan Game PS2 Original yang harganya bisa mencapai Rp. 150.000 - Rp. 300.000, selisih harganya begitu jauh bukan?, belum lagi ketersediaan Game Original yang kini sudah sangat langka bahkan mungkin sudah tidak ada lagi.

Gambar: Google
Akhirnya dapat juga mood menulis untuk postingan di Blogku yang damai ini, setelah beberapa hari blog ini dicuekin karena harus berjibaku dengan tugas dan rasa malas hehe...!. Suasana santai dengan secangkir kopi di meja menjadi terasa begitu lengkap. Sejak beberapa bulan terakhir ini secangkir kopi memang selalu menemani pagiku, jika tidak ada dia rasanya ada bagian yang hilang  chiee...!. Apa saya mulai ketagihan ya?, hmm...rasanya saya perlu pedekate deh sama si kopi ini. Baiklah saya mau jalan-jalan dulu ah untuk cari info.

Sayapun bertemu beberapa Tuan Rumah yang berbaik hati menyuguhi saya informasi tentang si hitam ini. Wah ternyata dalam sejarahnya, kopi itu sudah tercatat sejak abad ke-9. Kopi ditanam oleh penduduk dataran tinggi Abyssinia yaitu bagian dari daerah Ethiopia di Afrika. Penduduk disana sendiri mengolah kopi untuk dijadikan minuman penambah energi. Untuk penyebaran Kopi ini, Bangsa Arab lah yang paling berperan, mereka menjadikan Kopi sebagai komoditas dagang, dan popularitas kopi sebagai minumanpun kian menyebar hingga Eropa dan Asia.

Karena Popularitasnya itu, beberapa Peneliti tertarik untuk meneliti kandungan zat yang terkandung dalam kopi ini. Nah, pada tahun 1685, dr. Philippe Sylvestre Duvour menemukan  kandungan zat Alkoholid pahit tak berbau yang disebut Kafein. Kafein ini mempunyai sifat yang hampir sama dengan Alkohol dan Nikotin, yaitu dapat larut dalam darah bahkan sampai ke bagian otak, sehingga dapat menimbulkan dampak kecanduan bagi seseorang yang mengkonsumsi kafein dalam jumlah banyak. Hmm, pantas saja saya jadi merasa sedikit galau saat sehari saja tidak bertemu dengan kopi.

Sebagai orang yang masih belajar di dunia Blog/Internet, saya masih 'celingak-celinguk' jika mendengar istilah-istilah yang berhubungan dengan ini, salahsatunya pada istilah 'HACKER'. Pada awalnya saat mendengar istilah ini pasti saya langsung berfikir negatif, karena konotasi negatif tentang Hacker lah yang selalu masuk ke telinga saya selama ini. Tapi semua yang saya pahami tentang dunia Hacker ini selama ini adalah paham yang 'bengkok' hehe...dan perlu diluruskan.
Gambar: Google
PENGERTIAN 
Peretas (Inggris: hacker) adalah orang yang mempelajari, menganalisa, memodifikasi, menerobos masuk ke dalam komputer dan jaringan komputer, baik untuk keuntungan atau dimotivasi oleh tantangan.


SEJARAH
Terminologi peretas muncul pada awal tahun 1960-an di antara para anggota organisasi mahasiswa Tech Model Railroad Club di Laboratorium Kecerdasan Artifisial Massachusetts Institute of Technology (MIT). Kelompok mahasiswa tersebut merupakan salah satu perintis perkembangan teknologi komputer dan mereka berkutat dengan sejumlah komputer mainframe. Kata bahasa Inggris "hacker" pertama kalinya muncul dengan arti positif untuk menyebut seorang anggota yang memiliki keahlian dalam bidang komputer dan mampu membuat program komputer yang lebih baik daripada yang telah dirancang bersama.

Gambar: Google
Dofollow dan Nofollow merupakan dua hal yang berbeda karena memiliki masing - masing kelebihan dan kekurangan. Jika kita berkomentar pada suatu blog dan ternyata blog tersebut memberikan backlink untuk kita maka blog tersebut dikategorikan sebagai Dofollow Blog. Dan sebaliknya kalau komentar kita tidak mendapatkan backlink dari blog yang kita komentari maka blog itu disebut Nofollow Blog.

Anchor text yang didalamnya terdapat link yang beratribut nofollow memberitahukan search engine untuk tidak memberikan ranking atau menelusuri lebih lanjut link tersebut.

Apa Itu Dofollow dan Nofollow ?
Dalam dunia blogging dua istilah ini dapat diartikan sebagai berikut.

Dofollow adalah suatu attribut HTML yang berupa Anchor text yang biasanya didalamnya terdapat link target yang kemudian link tersebut dapat diindeks oleh mesin pencarian atau search Engine.

Contoh link dofollow: <a href="http://blogkamu.blogspot.com/" rel="dofollow">blog saya</a>

Nofollow adalah kebalikan dari dofollow yang juga merupakan attribut HTML dimana link yang ada didalamnya tidak akan diindeks oleh search engine.