Tampilkan postingan dengan label Tech & Trend. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tech & Trend. Tampilkan semua postingan

Sejak tiga hari yang lalu, ketika saya akan log in ke akun Google selalu timbul peringatan yang menyatakan bahwa ada aplikasi mencurigakan yang berusaha masuk ke akun  Google saya. Awalnya saya anggap biasa saja, namun perngingatan tersebut selalu muncul ketika saya melakukan log in ke akun Google. 

Puncaknya adalah pada pagi tadi saya berniat log ini ke akun Twitter, proses log in berhasil namun betapa kagetnya saya ketika mendapati akun Twitter saya tampak tidak seperti biasanya, nama profilnya menjadi 'Elon Musk', foto profilnya berubah menjadi gambar roket, dan kolom deskripsi kosong. 

Sejak menemukan kejanggalan pada akun Twitter pribadi, saya langsung teringat pada akun Google saya yang pada tiga hari terakhir ini selalu mendapat peringatan, sontak saya sadar bahwa akun Google tersebut adalah yang saya gunakan untuk membuat akun Twitter yang terkena retas tersebut. 


Penyebab 

Dengan kejadian di atas saya sadar bahwa saya sedang menghadapi masalah serius, maklum akun yang terkena retas atau usaha log in dari pihak lain merupakan akun yang penting. Saya berusaha mencari penyebab kejadian tersebut, karena tidak mungkin jika hanya terjadi begitu saja. 

Saya pun kembali sadar bahwa empat hari yang lalu menggunakan Torrent untuk mengunduh sebuah aplikasi dari situs KickassTorrent. Sungguh sebuah kebodohan. Sejak lama saya sudah mengetahui bahwa mengunduh file menggunakan Torrent itu sangat berbahaya bagi data-data kita, dan parahnya lagi saat  menggunakan Torrent akun Google saya dalam keadaan log in. 

Kenekatan menggunakan Torrent untuk mengunduh file dari internet bukan tanpa alasan, karena pada saat itu dalam keadaan ungent, sehingga saya memilih untuk melakukannya. 


Antisipasi 

Betapa beruntungnya saya karena sudah mengaktifkan Verifikasi 2 Langkah pada akun Google, sehingga akun Google masih tertolong dan peretas tidak berhasil log in. Namun tidak begitu dengan akun Twitter, saua belum mengaktifkan keamanan berlapis pada akun Twitter. 

Kejadian ini membuat saya sadar betapa pentingnya mengaktifkan keamanan berlapis untuk akun apa saya yang dianggap penting, salah satunya adalah dengan mengaktifkan Verifikasi 2 Langkah. 


Kesimpulan 

Lebih baik tidak menggunakan Torrent untuk mengunduf file dari internet, karena itu sangat berbahaya. Dan aktifkanlah sistem keamanan berlapis untuk akun-akun penting kita, setidaknya itu akan menghambat para peretas untuk masuk ke akun kita dan mengambil data pribari kita. 


Squid Game telah dinobatkan sebagai serial Netflix paling populer dan fenomenal. Serial ini meraih kesuksesan dan viral di berbagai platform sosial media. Namun ternyata perlu perjalanan panjang dan berliku bagi Squid Game untuk mencapai kesuksesan seperti sekarang. Berikut adalah 4 pelajaran yang dapat diambil kesuksesan Squid Game. 


Pada dasarnya IT Security dan Cybersecurity memiliki tujuan yang sama yaitu untuk melindungi user,  perangkat, dan data. Bedanya adalah pada fokus permasalahan yang mereka tangani dan cara pendekatan yang digunakan. 

Teknologi informasi (IT) menggunakan jaringan komputer, perangkat keras, dan perangkat lunak untuk menyimpan dan berbagi informasi digital. Sedangkan Cybersecurity fokus pada wilayah yang lebih sempit, yakni melindungi sistem komputer, perangkat digital, dan data dari akses yang tidak sah.

Kedua bidang tersebut memiliki peran dan tanggung jawab khusus. IT Security maupun Cybersecurity memiliki bertanggung jawab dalam melindungi orang dan informasi dari serangan elektronik. Peretasan dapat mengakibatkan pencurian idenITtas, data, akses tidak sah ke email atau basis data, dan perangkat lunak berbahaya.