Tampilkan postingan dengan label Tutorial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tutorial. Tampilkan semua postingan

Bingung bagaimana cara menambahkan subtitle Indonesia pada video film yang tersimpan di PC atau Laptop di tahun 2024 ini setelah Subscene ditutup? Caranya sangat mudah! Yuk kita bahas! 


Setelah Sucscene ditutup, kita harus mengucapkan selamat tinggal pada Lebah Ganteng dan Pein Akatsuki, dan dipastikan banyak penggemar film yang bingung bagaimana cara menambahkan subtitle pada video film di laptop mereka. 


Subtitle memainkan peran penting dalam meningkatkan pengalaman menonton, terutama ketika menonton film dalam bahasa asing. Tanpa perlu khawatir, ada berbagai alternatif dan metode yang dapat digunakan untuk menambahkan subtitle dengan mudah dan cepat. Dalam entri kali ini, kita akan membahas langkah-langkah praktis dan tools yang dapat digunakan untuk menyertakan subtitle pada video film kamu, sehingga kamu dapat terus menikmati film favorit tanpa hambatan bahasa.


Pertama kita cari tahu dimana kita dapat mendapatkan subtitle Indonesia setelah Subscene resmi ditutup? Jawabannya adalah kita bisa mendapatkan subtitle film di SubSource sebagai pengganti Subscene. Caranya adalah: 


1. Sebagai contoh saya memiliki video film 'Avatar the Way of Water BlueRay 1080p' di Laptop. Lalu kunjungi situs SubSource, lalu ketik judul film, yang ingin kamu cari subtitle-nya di kolom pencarian. 


2. Untuk memfilter jenis bahasa dan menampilkan khusus subtitle bahasa Indonesia saja, pada kolom 'Language' pilih Bahasa Indonesia.



3. Akan tampil banyak sekali jenis subtitle bahasa Indonesia dengan berbagai spesifikasinya. Pilih spesifikasi subtitle yang sesuai dengan video film yang kamu punya. 


4. Kemudian klik tombol 'Download' untuk mengunduh subtitle yang kamu perlukan. Subtitle akan terunduh dalam bentuk format ZIP/RAR.


5. Pindahkan file subtitle dalam bentuk ZIP/RAR yang sudah terunduh tersebut dari folder Download ke folder yang terdapat file video film yang akan diberi subtitle. Gabungkan file subtitle dan file video dalam satu folder. Kemudian ganti nama file subtitle dan video dengan nama yang sama persis. 


6. Slanjutnya play video yang sudah disandingkan dengan file subtitle. Jika ingin memainkan video dengan Windows Media Player, klik kanan pada video, kemudian pilih opsi 'Lytics, Captions, and subtitles' lalu pilih 'On if ...'


Kemudian mulai ulang video, jika berhasil maka subtitle akan tampil. Namun jika menggunakan Windows Media Player tidak berhasil, maka kita harus mengganti media player dengan VLC Media Player. 

Menambahkan Subtitle pada Video Film Menggunakan VLC Media Player: 
1. Pertama, unduh installer VLC Media Player DI SINI, lalu install di perangkat kamu. 


2. Jika VLC sudah terinstall di perangkat kamu, putar file video yang sudah digabungkan dalam satu folder dan disamakan nama filenya dengan file subtitle menggunakan VLC Media Player. Caranya klik kanan pada file video, pilih 'Oper with' pilih 'VLC Media Player


3. Pada tab 'Subtitle' dropdown dan pilih 'Sub Track' kemudia pilih 'Track 1 - ...



Dan video film kamu pun sudah ada subtitle Indonesianya. 


Enjoy! 



Dalam dunia profesional yang kompetitif saat ini, sebuah Curriculum Vitae (CV) yang menarik adalah kunci untuk memperoleh perhatian dari calon perekrut. CV tidak hanya sekadar daftar riwayat hidup, tetapi juga merupakan ‘kartu nama’ pertama Kamu terhadap dunia kerja. Dengan CV yang baik, kamu dapat menampilkan pengalaman, keterampilan, dan pencapaian kamu dengan cara yang menarik dan informatif. Namun, menulis CV yang benar dan efektif bukanlah tugas yang mudah. Dari pemilihan format yang tepat hingga penggunaan kata-kata yang strategis, setiap detail memiliki peran penting dalam menciptakan kesan yang kuat.


Pada entri kali ini, kita akan membahas langkah-langkah penting untuk membuat CV yang baik dan benar. Mulai dari informasi yang harus disertakan hingga tips untuk menyusunnya dengan cara yang menarik dan mudah dipahami oleh perekrut. Dengan memahami prinsip-prinsip dasar dan strategi yang efektif, Kamu akan dapat membuat CV yang membedakan diri dari yang lain, meningkatkan peluang kamu untuk mendapatkan panggilan wawancara, dan pada akhirnya, meraih karier impiamu.


1. Pilih Format yang Tepat

Memilih format yang tepat pada CV sangatlah penting karena akan memberikan kesan pertama kepada calon rekruter tentang profesionalisme dan keteraturan kamu. Ada beberapa format yang umum digunakan, antara lain:

  • Kronologis: Format ini mengutamakan urutan waktu dari pengalaman kerja dan pendidikan, dimulai dari yang terbaru hingga yang terlama. Ini cocok bagi mereka yang memiliki pengalaman kerja yang stabil dan progresif.
  • Fungsional: Dalam format ini, fokus diberikan pada keterampilan dan pencapaian, bukan pada urutan waktu. Ini cocok bagi mereka yang memiliki perubahan pekerjaan yang sering atau ingin menyorot keterampilan yang relevan untuk pekerjaan tertentu.
  • Gabungan: Format ini menggabungkan elemen-elemen dari kedua format sebelumnya. Biasanya, ini mencakup bagian "Ringkasan Profesional" di bagian atas untuk menyoroti keterampilan dan pencapaian utama, diikuti oleh daftar kronologis dari pengalaman kerja dan pendidikan.

2. Informasi Kontak yang Jelas

Informasi kontak yang jelas pada CV adalah poin yang sangat krusial karena merupakan pintu gerbang untuk calon perekrut untuk menghubungi kamu. Berikut adalah beberapa poin penting terkait informasi kontak yang harus jelas dalam sebuah CV:

  • Nama Lengkap: Pastikan nama lengkap kamu tercantum dengan jelas di bagian paling atas CV. Ini harus ditulis dengan huruf yang lebih besar atau diberi penekanan agar mudah dikenali, contohnya dengan memberikan efek tebal pada tulisan.
  • Alamat: Meskipun dalam era digital ini alamat pos mungkin tidak selalu diperlukan, tetapi menyertakan kota tempat tinggal kamu dapat memberikan gambaran kasar tentang lokasi tempat tinggal kamu kepada calon rekruter. Ini juga dapat memberikan kesan bahwa kamu berkomitmen pada lokasi tertentu.
  • Nomor Telepon: Sertakan nomor telepon yang dapat dihubungi dengan mudah. Pastikan nomor ini aktif dan kamu dapat dihubungi di sana. Jika memungkinkan, berikan nomor yang dapat dihubungi dengan mudah, seperti nomor ponsel pribadi.
  • Alamat Email: Berikan alamat email yang profesional dan sering digunakan. Hindari menggunakan alamat email yang terlalu informasi pribadi atau lucu. Gunakan alamat email yang mencerminkan identitas profesional kamu.
  • Tautan Profil Online: Jika kamu memiliki profil LinkedIn atau situs web pribadi yang relevan dengan karier Anda, sertakan tautan tersebut. Ini dapat memberikan kesempatan kepada calon rekruter untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang kamu dan memperkuat kesan profesionalisme.

Pastikan semua informasi kontak ini tercantum dengan jelas dan diletakkan di bagian atas CV kamu agar mudah ditemukan oleh perekrut. Jangan lupa untuk memeriksa kembali setiap detailnya untuk memastikan bahwa informasi kontak kamu akurat dan terbaru.


3. Ringkas dan Relevan

CV yang ringkas dan relevan merupakan kunci untuk menarik perhatian perekrut dan memastikan bahwa informasi yang disajikan memenuhi kebutuhan posisi yang dilamar. Berikut adalah beberapa poin penting terkaitCV yang ringkas dan relevan:

  • Fokus pada Poin Utama: Sertakan informasi yang paling relevan dengan posisi yang dilamar. Identifikasi keterampilan, pengalaman, dan pencapaian yang paling sesuai dengan persyaratan pekerjaan, lalu soroti dengan jelas di CV kamu.
  • Gunakan Pernyataan Singkat: Gunakan bahasa yang singkat, jelas, dan langsung ke intinya. Hindari penggunaan kata-kata yang berlebihan atau jargon yang tidak perlu. Setiap pernyataan harus memberikan nilai tambah yang jelas bagi perekrut.
  • Konteks dan Prestasi: Selain hanya menuliskan tugas dan tanggung jawab, berikan konteks singkat tentang bagaimana kamu mengimplementasikan keterampilan dan pengetahuan kamu dalam lingkungan kerja sebelumnya. Soroti juga prestasi konkret yang pernah kamu capai.
  • Kustomisasi untuk Setiap Posisi: Sesuaikan penjelasan kamu dengan kebutuhan dan persyaratan spesifik dari posisi yang dilamar. Tidak perlu mencantumkan semua pengalaman kerja, tetapi fokuslah pada yang paling relevan dengan posisi yang sedang dibidik.
  • Gunakan Poin-poin Berbasis Tindakan: Gunakan poin-poin berbasis tindakan (action-oriented) untuk menyoroti kontribusi konkret kamu dalam pekerjaan sebelumnya. Misalnya, "Mengkoordinasikan proyek A yang menghasilkan peningkatan efisiensi sebesar X%" lebih kuat daripada sekadar "Bertanggung jawab atas proyek A".

Dengan menjaga penjelasan pada CV dengan singkat, relevan, dan berfokus pada hal-hal yang paling penting, kamu akan memberikan kesan yang kuat kepada perekrut tentang kemampuan dan nilai yang dapat kamu bawa ke perusahaan mereka.


4. Pernyataan Profil Singkat

Pernyataan profil singkat pada CV merupakan ringkasan yang menonjolkan keahlian, pengalaman, dan tujuan karier kamu. Berikut adalah contoh pernyataan profil singkat yang bisa kamu masukkan ke dalam CV:

"Dedikasi untuk memberikan solusi kreatif dan inovatif dalam industri (spesifik), saya adalah seorang (posisi) dengan pengalaman (jumlah tahun) tahun dalam (bidang spesifik). Dengan kombinasi keahlian dalam (keterampilan kunci), saya telah berhasil (prestasi terkait). Saya bertujuan untuk terus mengembangkan diri dan berkontribusi secara signifikan dalam lingkungan yang dinamis dan kolaboratif, membawa nilai tambah bagi tim dan organisasi."

Contoh di atas memberikan gambaran singkat tentang identitas profesional kamu, keterampilan utama, pengalaman yang relevan, serta tujuan karier kamu. Pastikan untuk menyesuaikan pernyataan profil dengan posisi yang kamu lamar dan untuk mencerminkan kepribadian dan nilai-nilai kamu sebagai kandidat.


5. Pengalaman Kerja dengan Tepat

Memaparkan pengalaman kerja dengan tepat pada CV adalah kunci untuk menarik perhatian perekrut dan menunjukkan relevansi kamu dengan posisi yang dilamar. Berikut adalah cara untuk menghadirkan pengalaman kerja dengan tepat pada CV:

  • Urutkan dengan Kronologis: Jika Anda menggunakan format kronologis, susun pengalaman kerja kamu mulai dari yang terbaru hingga yang terlama. Ini memungkinkan perekrut untuk melihat perkembangan karier kamu secara jelas.
  • Deskripsikan Tugas dan Tanggung Jawab: Untuk setiap posisi yang kamu sebutkan, berikan deskripsi singkat tentang tugas dan tanggung jawab kamu. Jelaskan secara singkat apa yang kamu lakukan dalam peran tersebut, dengan menekankan pada aspek yang paling relevan dengan posisi yang dilamar.
  • Soroti Pencapaian: Selain tugas dan tanggung jawab, soroti juga pencapaian atau kontribusi spesifik yang kamu buat dalam setiap posisi. Gunakan angka atau data konkret jika memungkinkan untuk memberikan gambaran yang lebih kuat tentang dampak kamu.
  • Relevansikan dengan Posisi yang Dilamar: Pastikan untuk menyesuaikan deskripsi pengalaman kerja kamu dengan persyaratan dan kebutuhan spesifik dari posisi yang dilamar. Soroti keterampilan dan pencapaian yang paling relevan dengan peran yang sedang Anda bidik.
  • Singkat dan Padat: Jagalah deskripsi pengalaman kerja kamu singkat dan padat. Hindari detail yang tidak relevan atau terlalu banyak informasi yang membingungkan. Fokuslah pada hal-hal yang paling penting dan sesuaikan dengan ruang yang tersedia di CV kamu.

Contoh:

PENGALAMAN KERJA:

Asisten Administrasi

PT. ABC, Jakarta

Januari 2020 - Sekarang

  • Bertanggung jawab untuk mengelola kalender dan jadwal rapat manajemen, melakukan penjadwalan ulang jika diperlukan, dan memastikan efisiensi pelaksanaan.
  • Menangani korespondensi perusahaan melalui surat elektronik, telepon, dan pos, serta memastikan pengiriman yang tepat waktu dan komunikasi yang efektif.
  • Mengelola inventarisasi kantor dan menyusun pesanan untuk persediaan kantor, memastikan kecukupan pasokan untuk kegiatan operasional sehari-hari.
  • Menyusun dan memelihara dokumen administrasi, seperti kontrak karyawan, surat izin, dan formulir klaim asuransi, memastikan kepatuhan terhadap kebijakan perusahaan dan regulasi yang berlaku.

Asisten Administrasi Junior

PT. DEF, Bandung

Juli 2018 - Desember 2019

  • Mendukung tim administrasi dalam pemeliharaan dan pembaruan basis data karyawan, termasuk informasi pribadi, data gaji, dan riwayat kerja.
  • Mengelola proses onboarding untuk karyawan baru, termasuk penyediaan dokumen orientasi, pengaturan ruang kerja, dan koordinasi pelatihan dasar.
  • Menangani tugas-tugas administratif harian, seperti pengarsipan, penyusunan laporan kehadiran, dan pengaturan perjalanan dinas bagi staf manajemen.
  • Berfungsi sebagai kontak utama untuk pertanyaan internal dan eksternal, memberikan dukungan administratif kepada departemen lain sesuai kebutuhan.
Dan seterusnya...


Dalam contoh di atas, penulisan pengalaman kerja administratif mencakup tanggung jawab utama dan pencapaian yang relevan dengan posisi administrasi. Setiap entri mencakup informasi tentang perusahaan, posisi, tanggal, dan deskripsi tugas dengan menggunakan poin-poin berbasis tindakan untuk menyoroti kontribusi yang dibawa oleh kandidat ke setiap peran.

Dengan memaparkan pengalaman kerja kamu dengan tepat dan relevan, kamu akan memberikan perekrut gambaran yang jelas tentang kemampuan dan pencapaian dalam lingkungan kerja sebelumnya, meningkatkan peluang untuk dipertimbangkan untuk posisi yang diinginkan.


6. Pendidikan dan Kualifikasi

Pendidikan dan kualifikasi merupakan bagian penting dari CV karena memberikan gambaran tentang latar belakang pendidikan dan keahlian yang DImiliki. Berikut adalah cara memberikan penjelasan yang baik mengenai pendidikan dan kualifikasi pada CV:

  • Susun Secara Kronologis: Urutkan pendidikan secara kronologis, dimulai dari pendidikan terbaru hingga yang terlama. Ini memberikan gambaran yang jelas tentang perkembangan pendidikan kamu seiring waktu.
  • Sertakan Informasi yang Relevan: Sertakan nama institusi pendidikan, program studi, gelar yang diperoleh, dan tanggal kelulusan. Jika kamu memiliki gelar spesifik atau sertifikasi yang relevan dengan posisi yang dilamar, pastikan untuk menyebutkannya.
  • Deskripsikan Kualifikasi Tambahan: Jika kamu memiliki kualifikasi tambahan yang relevan dengan posisi yang dilamar, seperti kursus pelatihan, sertifikasi profesional, atau penghargaan akademis, sertakan informasi ini dengan jelas.
  • Soroti Prestasi Akademis: Jika kamu memiliki prestasi akademis yang signifikan, seperti menjadi anggota kehormatan, meraih peringkat tertinggi, atau mendapatkan beasiswa, soroti prestasi tersebut dalam bagian pendidikan kamu.
  • Gunakan Format yang Mudah Dipahami: Gunakan format yang mudah dipahami dan terstruktur dengan baik untuk menyajikan informasi pendidikan kamu. Pastikan untuk memberikan ruang yang cukup bagi setiap entri sehingga perekrut dapat dengan mudah membaca dan memahami latar belakang pendidikan kamu.

Contoh:

PENDIDIKAN:

Sarjana Teknik Informatika

Universitas ABC, Kota XYZ

Gelar Diperoleh: Mei 2024


Kursus Pelatihan Profesional:

  • Sertifikasi Manajemen Proyek (PMI)
  • Pelatihan Analisis Data dengan Python (Coursera)

Dengan memberikan penjelasan yang jelas dan relevan mengenai pendidikan dan kualifikasi, kamu dapat menarik perhatian perekrut dan menunjukkan bahwa kamu memiliki latar belakang pendidikan yang sesuai dengan posisi yang dilamar.


7. Keterampilan dan Keahlian

Penjelasan keterampilan dan keahlian pada CV adalah cara untuk memberikan informasi tambahan tentang kemampuan kepada perekrut, memperkuat kesan bahwa kamu adalah kandidat yang sesuai untuk posisi yang dilamar. Berikut adalah beberapa langkah untuk memberikan penjelasan keterampilan dan keahlian yang efektif:

  • Identifikasi Keterampilan Utama: Tentukan keterampilan utama yang relevan dengan posisi yang dilamar. Ini dapat mencakup keterampilan teknis, keterampilan interpersonal, atau keterampilan kepemimpinan.
  • Deskripsikan dengan Jelas: Jelaskan keterampilan tersebut secara jelas dan singkat, menggunakan bahasa yang mudah dipahami. Hindari penggunaan jargon teknis yang mungkin tidak dimengerti oleh perekrut yang tidak memiliki latar belakang yang sama.
  • Berikan Contoh Konkret: Sertakan contoh konkret atau pengalaman yang mendukung setiap keterampilan yang disebutkan. Ini membantu memperkuat klaim kamu dan menunjukkan kepada perekrut bahwa kamu dapat menerapkan keterampilan tersebut dalam konteks kerja.
  • Prioritaskan Keterampilan yang Paling Relevan: Prioritaskan keterampilan yang paling relevan dengan posisi yang dilamar. Kamu mungkin memiliki berbagai macam keterampilan, tetapi yang paling penting adalah memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan pekerjaan tersebut.
  • Gunakan Format yang Mudah Dibaca: Gunakan format yang mudah dibaca dan terstruktur dengan baik untuk menyajikan informasi keterampilan. Kamu dapat menggunakan poin-poin terpisah atau mengelompokkan keterampilan ke dalam kategori yang relevan.

Contoh:

KETERAMPILAN DAN KEAHLIAN:

  • Keterampilan Komunikasi: Berkomunikasi dengan jelas dan efektif baik secara lisan maupun tertulis, dengan kemampuan untuk beradaptasi dengan berbagai audiens.
  • Keterampilan Manajemen Proyek: Mengelola proyek dari awal hingga akhir, termasuk perencanaan, pengorganisasian sumber daya, dan pemantauan kemajuan proyek.
  • Keterampilan Analisis Data: Menganalisis data secara kritis menggunakan alat analisis seperti Excel, SPSS, dan Python untuk mendapatkan wawasan bisnis yang berharga.

Dengan memberikan penjelasan yang jelas dan relevan tentang keterampilan dan keahlian, kamu dapat menyoroti nilai tambah yang kamu bawa ke perusahaan dan meningkatkan kesempatan kamu untuk dipertimbangkan untuk posisi yang  diinginkan.


8. Proyek dan Prestasi Penting

Penjelasan tentang proyek dan prestasi penting pada CV adalah cara untuk menyoroti pencapaian kunci dan kontribusi yang kamu buat dalam karier kamu. Berikut adalah beberapa langkah untuk memberikan penjelasan yang efektif tentang proyek dan prestasi penting:

  • Deskripsikan Proyek dengan Singkat: Jelaskan proyek-proyek yang paling relevan dengan posisi yang dilamar secara singkat dan jelas. Sertakan informasi tentang tujuan proyek, peran kamu dalam proyek tersebut, dan hasil atau dampak yang dicapai.
  • Soroti Peran dan Kontribusi Anda: Tunjukkan kepada perekrut peran kunci yang kamu mainkan dalam setiap proyek dan kontribusi yang dibuat terhadap kesuksesan proyek tersebut. Jelaskan tugas dan tanggung jawab kamu dengan jelas.
  • Berikan Angka atau Data Konkret: Jika memungkinkan, sertakan angka atau data konkret untuk menggambarkan dampak dari proyek yang kamu kerjakan. Ini dapat mencakup peningkatan penjualan, efisiensi operasional, atau penghematan biaya.
  • Soroti Prestasi Kunci: Jelaskan prestasi kunci yang kamu raih dalam proyek-proyek tersebut, seperti penghargaan yang diterima, rekomendasi dari klien atau atasan, atau pengakuan atas kontribusi kamu.
  • Gunakan Bahasa yang Aktif dan Deskriptif: Gunakan bahasa yang aktif dan deskriptif untuk menjelaskan proyek dan prestasi kamu. Hindari penggunaan kalimat yang terlalu umum atau abstrak.

Contoh:

PROYEK DAN PRESTASI PENTINNG:

  • Proyek Peluncuran Produk Baru: Memimpin tim lintas fungsional dalam peluncuran produk baru yang menghasilkan peningkatan penjualan sebesar 20% dalam enam bulan pertama setelah peluncuran.
  • Implementasi Sistem Manajemen Persediaan: Mengelola implementasi sistem manajemen persediaan baru yang menghasilkan penghematan biaya sebesar Rp. 2.000.000.000;- per tahun melalui pengoptimalan rantai pasokan.
  • Pengembangan Program Pelatihan: Merancang dan melaksanakan program pelatihan karyawan yang meningkatkan produktivitas tim sebesar 15% dan tingkat retensi karyawan sebesar 20%.

Dengan memberikan penjelasan yang jelas dan terperinci tentang proyek dan prestasi penting, kamu dapat menyoroti kemampuan dan kontribusi kamu kepada perekrut, meningkatkan kesempatan  untuk dipertimbangkan untuk posisi yang diinginkan.


9. Referensi (Opsional)

Referensi pada CV adalah bagian yang menyebutkan orang-orang yang dapat memberikan rekomendasi tentang kamu kepada calon rekruter. Namun, praktik ini telah berubah seiring waktu. Dahulu, sangat umum untuk menyertakan daftar referensi di CV, tetapi sekarang lebih umum untuk menyediakan referensi hanya jika diminta oleh perekrut.

Jika kamu memutuskan untuk menyertakan referensi pada CV, berikut adalah beberapa hal yang perlu diketahui:

  • Siapkan Referensi yang Tepat: Pilih orang-orang yang dapat memberikan rekomendasi yang kuat dan relevan tentang kamu. Ini mungkin termasuk mantan atasan, kolega, atau rekan kerja yang mengenal kamu dengan baik.
  • Jelaskan Siapa Mereka: Di bawah bagian referensi, berikan nama lengkap, jabatan, nama perusahaan, dan kontak (email dan/atau nomor telepon) dari setiap referensi. Pastikan untuk mendapatkan izin dari mereka sebelum menyebutkan nama mereka.
  • Jaga Profesionalisme: Pastikan referensi kamu adalah orang-orang yang dapat memberikan testimoni yang positif dan profesional tentangmu. Jangan menyebutkan anggota keluarga atau teman dekat sebagai referensi.
  • Siapkan Referensi Tambahan: Siapkan setidaknya tiga referensi yang berbeda, agar perekrut memiliki pilihan. Hindari memberikan referensi yang sama kepada setiap calon rekruter.
  • Sertakan Informasi Kontak yang Lengkap: Pastikan untuk menyertakan informasi kontak yang lengkap dan akurat untuk setiap referensi, sehingga perekrut dapat dengan mudah menghubungi mereka jika diperlukan.

Contoh:

REFERENSI:

  • Nama: Ibra Nizar Alfarizi
  • Jabatan: Manajer Pemasaran
  • Perusahaan: PT. ABC
  • Email: ibranizara@example.com
  • Telepon: (022) 123456

Jika kamu memutuskan untuk tidak menyertakan referensi pada CV, kamu dapat menambahkan kalimat seperti "Referensi Tersedia atas Permintaan" di bagian akhir CV. Ini memberi sinyal kepada perekrut bahwa kamu siap memberikan referensi jika diperlukan, tetapi tidak perlu menyertakan daftar mereka di CV secara langsung.


10. Periksa Tatabahasa dan Kesalahan

Memeriksa tata bahasa dan kesalahan pada CV adalah langkah penting untuk memastikan bahwa dokumen tersebut terlihat profesional dan memberikan kesan yang baik kepada calon majikan. Berikut adalah beberapa cara untuk memeriksa tata bahasa dan kesalahan pada CV:

  • Baca secara Perlahan: Bacalah CV kamu dengan perlahan dan teliti. Jangan terburu-buru. Ini membantu kamu mendeteksi kesalahan yang mungkin terlewatkan jika dibaca terlalu cepat.
  • Gunakan Alat Bantu Koreksi: Manfaatkan alat bantu koreksi seperti pengecek ejaan dan tata bahasa yang tersedia dalam program pengolah kata seperti Microsoft Word. Ini akan membantu menangkap kesalahan ejaan dan tata bahasa yang jelas.
  • Baca Mundur: Mulailah dari akhir dokumen dan baca mundur ke awal. Ini membantu kamu fokus pada detail dan mengurangi risiko melewatkan kesalahan.
  • Periksa Tanda Baca: Pastikan tanda baca seperti titik, koma, dan tanda hubung digunakan secara konsisten dan sesuai dengan aturan tata bahasa.
  • Periksa Konsistensi Format: Periksa konsistensi format untuk judul, bullet point, spasi, dan penggunaan huruf tebal atau miring. Pastikan format tersebut seragam di seluruh dokumen.
  • Cek Informasi Fakta: Pastikan semua informasi yang kamu sertakan, seperti tanggal dan nama perusahaan, akurat dan konsisten. Jangan ragu untuk memeriksa kembali data-data yang kamu cantumkan.
  • Minta Pendapat Orang Lain: Mintalah orang lain untuk membaca CV kamu dan memberikan umpan balik. Mereka mungkin dapat melihat kesalahan yang tidak kamu sadari.
  • Revisi Berulang Kali: Lakukan revisi berulang kali sampai kamu yakin CV kamu bebas dari kesalahan tata bahasa dan ejaan.
  • Istirahat Sejenak: Setelah selesai mengedit, beri diri kamu istirahat sejenak sebelum melakukan pembacaan terakhir. Ini membantumu melihat CV dengan pikiran yang segar.

Dengan memperhatikan langkah-langkah ini, kamu dapat memastikan bahwa CV kamu bebas dari kesalahan tata bahasa dan memberikan kesan yang profesional kepada calon rekruter.


Sebuah CV yang baik adalah kunci untuk membuka pintu menuju kesempatan karier yang menarik. Dengan menekankan keterampilan, pengalaman, dan prestasi kamu secara jelas dan tepat, kamu dapat membawa diri ke langkah berikutnya dalam perjalanan profesionalmu. Ingatlah bahwa CV adalah cerminan dari dirimu sendiri, dan dengan dedikasi dan perhatian terhadap detail, kamu dapat merangkul peluang yang menanti di depan sana.


Sitemap adalah sebuah file XML yang berfungsi untuk memberikan panduan kepada mesin pencari seperti Google tentang struktur dan hierarki situs web. Sitemap mengandung daftar URL (Uniform Resource Locator) dari halaman-halaman dalam situs web beserta metadata penting seperti frekuensi pembaruan, prioritas, dan tanggal modifikasi terakhir. Dengan menggunakan sitemap, mesin pencari dapat mengindeks situs web dengan lebih efisien, memastikan bahwa semua halaman penting dapat ditemukan dan diindeks dengan benar.


Sitemap dapat membantu meningkatkan visibilitas situs web Anda di hasil pencarian, karena membantu mesin pencari memahami struktur situs web Anda dengan lebih baik, terutama jika situs web Anda memiliki halaman-halaman tersembunyi atau sulit dijangkau. Selain itu, sitemap juga dapat memberikan informasi tambahan kepada mesin pencari tentang halaman-halaman tertentu, seperti frekuensi pembaruan atau prioritas, yang dapat membantu mesin pencari menentukan mana halaman yang paling penting atau relevan.


Secara umum, sitemap merupakan salah satu elemen penting dalam strategi SEO (Search Engine Optimization) karena dapat membantu meningkatkan indeksasi dan peringkat situs web dalam hasil pencarian.


Mengapa XML Sitemap harus diperiksa dan diperbarui secara berkala?

Menurut pada pengalaman saya, beberapa kali halaman Sitemap saya tetiba kosong tidak menampilkan apa-apa, terakhir sekitar 3 hari yang lalu ketika saya memeriksa halaman Sitemap di blog ini, tampilan sudah kosong.


Tak ingin buang waktu lantas saya ganti XML halaman Sitemap di bog ini dengan yang baru. Berikut adalah contoh XML Sitemap dan cara memasangnya di blog. 


Contoh XML Sitemap: 

<style type="text/css">

#toc{width:99%;margin:5px auto;border:1px solid #26c699;

-webkit-box-shadow:4px 4px 8px 2px rgba(0,0,0, 0.2);

-moz-box-shadow:4px 4px 8px 2px rgba(0,0,0, 0.2);

box-shadow:4px 4px 8px 2px rgba(0,0,0, 0.2);}

.labl{color:#FF5F00;font-weight:bold;margin:0 -5px;

padding:1px 0 2px 11px;background: #26c699;

border:1px solid #26c699;

border-radius:4px;-moz-border-radius:4px;

-webkit-border-radius:4px;box-shadow:3px 3px 1px #bbb;

-moz-box-shadow:3px 3px 1px #bbb;-webkit-box-shadow:3px 3px 1px #bbb;display:block;}

.labl a{color:#fff;}

.labl:first-letter{text-transform:uppercase;}

.new{color:#FF5F00;font-weight:bold;font-style:italic;}

.postname{font-weight:normal;background:#fff;margin-left: 35px;}

.postname li{border-bottom: #ddd 1px dotted;margin-right:5px}

</style>

<div id="toc">

<script src="https://cdn.jsdelivr.net/gh/penaindigo/Pena-Indigo-Code@a134f9def601a6f77332eccc35d3d20e0d3c7e49/sitemappenaindigo.js" type="text/javascript"></script>

<script src="https://www.rudyarra.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;alt=json-in-script&amp;callback=loadtoc">

</script></div>

Lalu ganti alamat URL (kode warna merah) dengan alamat URL Blog Kamu, dan sesuaikan warna kolom (kode yang berwarna hitam) dengan warna yang sesuai dengan blog kamu.


Cara Memasang XML Sitemap pada Blog: 

 Tentu caranya sangat mudah. Pertama buka Blogger kamu, lalu pilih tab 'Halaman' dan pilih '+ Halaman Baru'


Kemudian pilih '<> Tampilan HTML', lalu Paste kode XML, pastikan alamat URL sudah diganti menjadi alamat URL Blog kamu, kemudian Publish. Lihat hasilnya. 


Dan jadinya seperti pada contoh di bawah ini: 


Sekian Cara Membuat Sitemap Blog Terbaru 2024 dengan Tampilan Keren. Semoga membantu.


Ini adalah pengalaman pribadi, dan cara ini selalu berhasil!!!


Sedikit cerita tentang printer yang saat ini saya gunakan yaitu printer Epson L121, yang saya beli sekitar lebih dari dua tahun yang lalu. 


Saat usia printer 6 bulan sejak dibeli, masalah mulai muncul, yaitu tiba-tiba printer mati dan tidak dapat dinyalakan kembali, walau tombol power sudah ditekan berkali-kali. Awalnya saya bingung karena berbagai cara sudah dicoba untuk mengatasi masalah ini termasuk mencabut dan memasang kembali kabel power, mengganti kabel power dengan yang baru, tapi tetap saja hasilnya nihil. 


Hingga sampai pada saat saya muak dan menyimpan printer tersebut di gudang selama berhari-hari. Karena masih penasaran, akhirnya saya ambil kembali printer tersebut lalu saya nyalakan, ehh ternyata bisa nyala. Oke, masalah selesai. 


Berselang sekitar dua bulan sejak kejadian itu, printer Epson saya tersebut mengalami masalah serupa, tetiba mati dan tidak dapat dinyalakan kembali. Lalu saya coba cabut seluruh kabel yang terhubung ke printer, saya biarkan selama 1 jam, dan setelah itu printer dapat dinyalakan kembali.


Kejadian selanjutnya terjadi beberapa bulan kemudian, cara mengatasinya masih saya pakai cara yang sama seperti sebelumnya, namun saya biarkan printer bebas dari arus listrik hanya lima menit saja, dan ternyata printer dapat dinyalakan kembali. 


Kesimpulan Cara Mengatasi Printer EPSON Tetiba Mati dan Tidak Dapat Dinyalakan Kembali, adalah: 

CABUT KABEL POWER printer atau BEBASKAN perangkat printer dari ARUS LISTRIK selama minimal LIMA MENIT, lalu coba nyalakan kembali printer. Dan BOOOM!!! printer dapat dinyalakan kembali. 


Itulah sedikit cerita pengalaman saya dalam mengatasi Printer EPSON yang Tetiba Mati dan Tidak Dapat Dinyalakan Kembali.

Ketika kamu sedang melakukan installasi CapCut di PC atau Laptop, tapi progress installasinya secara konsisten selalu kembali ke nol persen? Berarti masalahmu sama dengan yang pernah saya alami. Berikut ini adalah beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi masalah tersebut:
  • Periksa Koneksi Internet: Pastikan koneksi internet Kamu stabil dan berfungsi dengan baik. Koneksi internet yang lemah atau tidak stabil dapat menyebabkan gangguan selama proses pengunduhan. Nah, ini adalah masalah yang saya alami beberapa waktu lalu. Tunggu hingga koneksi internet stabil kembali, atau bisa juga kamu mengganti provider koneksi internet, lalu ulang proses installasi dari awal hingga berhasil. 
  • Hapus Cache Aplikasi: Terkadang, cache aplikasi yang rusak dapat menyebabkan masalah penginstallan. Buka pengaturan perangkat kamu, cari bagian "Aplikasi", cari CapCut, lalu hapus cache. Coba lagi deh install dari awal.
  • Mulai Ulang/Restart Perangkat: Restart perangkat kamu untuk menyegarkan sistemnya. Langkah sederhana ini sering kali dapat menyelesaikan berbagai masalah terkait masalah software.
  • Periksa Ruang Penyimpanan: Pastikan perangkat kamu memiliki ruang penyimpanan yang cukup untuk mengunduh dan menginstall CapCut. Jika penyimpanan perangkat kamu penuh, maka proses installasi mungkin akan menemui kendala.
  • Perbarui Sistem Operasi: Pastikan sistem operasi perangkat kamu sudah diperbarui. Terkadang, perangkat lunak yang sudah ketinggalan zaman dapat menyebabkan masalah kompatibilitas dengan aplikasi tertentu.
  • Unduh CapCut dari Sumber Resmi: Pastikan Kamu mengunduh CapCut dari sumber resmi dan terpercaya seperti Google Play Store (untuk Android), Apple App Store (untuk iOS), atau unduh CapCut dari LINK INI untuk CapCut PC. Hindari mengunduh dari sumber pihak ketiga karena mereka mungkin menawarkan versi aplikasi yang dimodifikasi, rusak, atau lebih parah lagi mengandung malware.
  • Menghubungi Tim Supprot: Jika tidak ada satu pun dari langkah-langkah di atas yang dapat menyelesaikan masalah, pertimbangkan untuk menghubungi tim Support CapCut untuk bantuan lebih lanjut. Mereka mungkin dapat memberikan langkah-langkah pemecahan masalah spesifik atau wawasan tentang masalah yang kamu hadapi.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Kamu seharusnya dapat memecahkan masalah dan berhasil menginstall CapCut pada perangkat Kamu.

Ingin mengunduh multiple video dan gambar dalam satu tweet secara sekaligus dalam bentuk RAR seperti pada tweet di bawah ini?

Caranya gampang banget dan dijamin berhasil! 

1. Pertama, kamu masuk ke web downloader RedKetchup

2. Selanjutnya, klik kanan pada video yang akan didownload, klik 'Salin alamat video'


3. Lalu pindah ke RedKetchup Web, paste link media yang sudah di-copy tadi pada kolom yang tersedia di sana (lihat kotak pada panah merah), setelah itu klik logo twitter (lingkaran yang berawarna hijau)

4. Lalu, geser halaman web ke bawah, centang pada kolom 'Download all in a zip' untuk mendownload semua media, selanjutnya tinggal pilih tombol 'Download' seperti yang ditandai lingkaran hijau. 

Tunggu hingga proses load selesai, dan media akan secara otomatis ter-download dalam bentuk Zip/RAR. 


Mengubah ukuran gambar Microsoft Word dapat dilakukan dengan beberapa cara bisa dengan:

1. Menggeser poin pengatur ukuran pada gambar seperti pada gambar di bawah: 


Itu cara yang paling umum dan paling mudah. Ingin yang lebih ribet dan tampak lebih pintar? 
2. Pakailah Microsoft Visual Basic for Applications (VBA), dengan cara menekan Alt+F11 pada keyboard saat bekerja menggunakan Microsoft Word, lalu pilih Insert lalu pilih Module.

Setelah itu copy-paste kode berikut pada Module:
Sub ResizePics() Dim shp As Word.Shape Dim ishp As Word.InlineShape If Word.Selection.Type <> wdSelectionInlineShape And _ Word.Selection.Type <> wdSelectionShape Then Exit Sub End If If Word.Selection.Type = wdSelectionInlineShape Then Set ishp = Word.Selection.Range.InlineShapes(1) ishp.LockAspectRatio = False ishp.Height = InchesToPoints(ukuran) ishp.Width = InchesToPoints(ukuran) Else If Word.Selection.Type = wdSelectionShape Then Set shp = Word.Selection.ShapeRange(1) shp.LockAspectRatio = False shp.Height = InchesToPoints(ukuran) shp.Width = InchesToPoints(ukuran) End If End If End Sub
Ganti tulisan 'ukuran' dengan nilai yang diperlukan. Selanjutnya tekan tombol F5 untuk mengeksekusi atau menjalankan kode. 
3. Untuk mengubah gambar pada ukuran yang spesifik dan akurat, bisa juga dengan cara: 
Klik kanan pada gambar, pilih 'Size and Position'
Pada Layout, pilih tab 'Size' dan sesuaikan nilai ukuran panjang dan lebar gambar yang kita inginkan. Jangan lupakan setelan aspect ratio-nya. 

Namun, tiga cara di atas tidak dapat digunakan untuk mengubah ukuran gambar secara serempak atau sekaligus banyak.

Lalu...


Bagaimana cara mengubah ukuran seluruh gambar secara serempak atau sekaligus banyak pada Microsoft Word? 

Caranya dengan menggunakan alat atau 'Tool' tambahan yang di-install pada Microsoft Word kita, yaitu Kutools.


Bagaimana cara mendapatkannya?

Silakan download aplikasi Kutools di sini: Kutools


Bagaimana cara menggunakannya?

Caranya sangat mudah!!! Setelah selesai mengunduh installer Kutools, jalankan installer dengan cara klik dua kali, selanjutnya pilih 'Run' dan ikuti petunjuk selanjutnya. Apabila sudah berhasil terinstall, maka Kutools akan tampil pada Ribbon Microsoft Word kita.

Pilih tab 'Kutools Plus' lalu pilih persentase ukuran gambar seseuai dengan keperluan. Maka seluruh ukuran gambar akan berubah secara otomatis tanpa harus menyetel ukuran satu per satu.
Gambar di bawah menunjukkan hasil kerja menggunakan Kutools yang sudah diperkecil sebesar 50%: 

Apakah Kutools Gratis atau Berbayar?
Kutools adalah aplikasi berbayar, harganya $49.00 USD untuk selamanya dengan layanan upgrade dan support selama 2 tahun, namun nilai tersebut dapat berubah seiring waktu.
Namun jangan sedih, Kutools memberikan waktu trial selama 60 hari full support, jadi kita bisa icip-icip dulu. 
Tips:
Salah satu kelemahan Kutools ini adalah tidak ada setingan yang dapat membuat ukuran gambar secara spesifik, misalnya kita ingin membuat ukuran gambar dengan nilai 3,75 Cm, jika ingin mendapatkan ukuran yang spesifik dan akurat seperti ini, kita harus tetap menggunakan setelan pada layout gambar secara manual (satu per satu), Kutools hanya dapat resize secara persentase. 
Cara yang saya lakukan adalah dengan bermain dengan menyesuaikan ukuran margin worksheet saat insert gambar. Sesuaikan margin worksheet hingga mendapatkan ukuran gambar yang paling mendekati ukuran gambar yang kita inginkan.
Saat ini sebagian besar orang lebih nyaman untuk mencari informasi melalui media berbentuk video daripada tulisan, oleh karenanya Youtube dan semacamnya saat ini sangat digemari. Sebagai seorang Blogger tentu harus dapat melihat situasi ini, harus mencari cara agar blognya tetap 'hidup' dalam situasi seperti ini.
Bagaimana caranya? Ya salah satunya adalah dengan melengkapi entri tulisan blog kita dengan sematan video, jadi selain menampilkan versi tulisan, juga kita tampilkan versi videonya. 
Platform Youtube adalah yang paling populer saat ini, oleh karenanya platform Youtube bisa dijadikan 'mitra' untuk menyimpan dan menyematkan video ke blog kita dengan cara embed. 
Namun sayangnya youtube tidak secara otomatin menyediakan embed video yang responsive, sehingga sematan video Youtube yang ada di blog akan menemui masalah tampilan saat diakses secara mobile, misalnya di perangkat seluler. 
Berikut adalah tampilan embed video Youtube ketika diakses di perangkat seluler sebelum diubah menjadi responsive: 
Tampak pada gambar bahwa tampilan embed video terlihat terpotong saat diakses pada mode seluler. Tentu ini sangat tidak menguntungkan secara tampilan.
Nah, agar bisa menjadi responsive, kita perlu melakukan beberapa setelan dan perubahan. Diantaranya adalah dengan menambah kode CSS dan kode HTML untuk membungkus iframe dengan <div>
Berikut adalah kodenya: 
CSS:
.video-container { position: relative; padding-bottom: 56.25%; padding-top: 30px; height: 0; overflow: hidden; } .video-container iframe, .video-container object, .video-container embed { position: absolute; top: 0; left: 0; width: 100%; height: 100%; }
HTML:
 <div class="video-container">...</div>

Ganti titik-titk berwarna merah tersebut pakai kode embed. 

Lalu bagaimana caranya? Yuk kita mulai langkah-langkahnya! 

1. Langkah pertama adalah dengan menambahkan kode CSS di atas pada template blog kita. Caranya, pada dashboard blog kita pilih 'Tema' kemudian pilih 'SESUAIKAN


2. Selanjutnya pilih 'Lanjutan' kemudian pilih 'Tambahkan CSS'. Copy dan paste kode CSS di atas pada kolom ini, lalu simpan/save.

3. Setelah menambahkan kode CSS ke template blog, saatnya membungkus kode embed dengan <div>, caranya ambil kode embed, dalam hal ini saya mengambilkode embed dari video seperti di bawah: 

4. Lalu kita tambahkan kode HTML di atas pada kode embed. Kode <div class="video-container"> sebelum <iframe, dan </div> setelah </iframe>. 
Maka kode embed akan menjadi seperti ini: 
<div class="video-container"><iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/Dj6cqAzhVuU" title="YouTube video player" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe></div>

5. Salin kode yang telah 'dibungkus' tersebut, lalu buka entri dengan mode 'Tampilan HTML', kemudian paste kode embed tadi di tempat yang dikehendaki.

Jika berhasil, maka video akan menjadi renponsive seperti contoh di atas. 

Sekian entri tentang bagaimana cara membuat embed video YouTube menjadi responsive. Terima kasih. 


Pada entri kali ini kita akan membahas tentang bagimana cara membuat Dropdown dan Checbox pada Excel, dalam hal ini saya menggunakan Excel 2013. Yuk kita mulai! 


A. DROPDOWN EXCEL

Pernahkah kamu menemukan daftar tulisan dengan gulir ke bawah saat menyorot sebuah kolom pada Excel? Ya, itu adalah dropdown, yang fungsinya untuk mengefisienkan pekerjaan agar tidak harus mengetik kembali data sebuah kolom karena pilihannya sudah pasti, sehingga kita ganya perlu memilih dan klik saja dan secara otomatis kolom kosong segera terisi. Contohnya kolom 'PEKERJAAN' pada contoh gambar di bawah: 


Selain memudahkan pekerjaan, dengan menggunakan dropdown ini lembar kerja akan terlihat profesional. Namun walau begitu, cara membuatnya sangat mudah, koq! Yuk simak bagaimana cara membuat menu dropdown pada Excel di bawah ini: 

1. Pertama pilih kolom yang akan dibubuhi menu dropdown, lalu pada Ribbon pilih tab 'DATA', kemudian pilih 'Data Validation'

2. Kemudian pada form Data Validation, pada kolom 'Allow' pilih 'List', dan pada kolom 'Source' ketik tulisan yang akan dijadikan opsi data, dalam hal ini saya menggunakan kata 'YA' dan 'TIDAK', tentu saja jumlah data dapat lebih banyak, setiap kata pisahkan dengan tanda ';'

3. Dropdown sudah jadi seperti pada gambar di bawah: 

B. CHECKBOX EXCEL
Selanjutnya adalah checkbox pada Excel yang sama-sama dapat membuat pekerjaan kita dengan Excel menjadi lebih efisien. Dengan menggunakan checkbox ini kita tidak harus repot-repot insert karakter 'centang' pada setiap kolom, cukup dengan satu klik saja kita sudah dapat memberi tanda centang atau pun menghilangkannya dengan cepat. 
Cara membuat checkbox ini juga sangat mudah, menu checkbox berada pada tab 'DEVELOPER' pada Ribbon, namun secara default tab ini belum muncul, sehingga kita harus melakukan setelan untuk memunculkan tab DEVELOPER di Ribbon Excel. Caranya seperti di bawah ini:
1. Excel 2013 kita harus masuk ke menu 'Option' seperti pada gambar di bawah: 

2. Selanjutnya pilih 'Customize Ribbon' lalu centang kotak 'Developer

3. Nah, sekarang tab 'DEVELOPER' sudah aktif di Ribbon, selanjutnya tinggal pilih 'Insert' kalu klik simbol 'Checkbox

4. Terakhir, bubuhkan checkbox pada kolom yang kita kehendaki, caranya dengan menahan dan menggeser tombol kanan pada Mouse. Kemudian sesuaikan nama checkbox atau jika kita tidak ingin memakai nama, hapus saja. Sesuaikan letak checbox pada kolom. Salin kolom yang sudah dibubuhi checkbox lalu paste pada kolom lainnya. 

5. Hasilnya akan seperti gambar di bawah ini: 

Nah, itulah bagaimana cara membuat drobdown dan checkbox pada Excel 2013. Terima kasih. 

Ketika upload gambar ke Blog khususnya dengan platform Blogspot/Blogger, namun ketika laman browser disempitkan atau diakses dari perangkat seluler, gambar malah menjadi gepeng atau tidak proporsional seperti contoh gambar di bawah:
Padahal seharusnya seperti di bawah ini: 
Artinya blog tersebut tidak mendukung gambar yang responsif. Dilihat dari segi estetika, tentu hal ini sangat mengganggu, dan tentunya akan mengurangi penilaian baik dari para pembaca tentang blog kita. 
Beberapa template blogger memang tidak mendukung gambar renponsif, sehingga si pemilik blog harus menambar beberapa setelan agar template blog-nya mendukung gambar responsif. 
Tenang, caranya sangat sederhana dan mudah, koq. Cukup dengan menambahkan kode CSS di bawah ini ke setelah template blog: 
.post-body img { width: 100%; height: auto }

Caranya mudah, yuk simah langkah-langkahnya: 

1. Pertama, pada dashboard blogger pilih menu 'Tema' lalu pilih 'Sesuaikan



2. Kemudian pilih tab 'Lanjutkan' lalu pilih 'Tambahkan CSS

3. Pada kolom 'Tambahkan CSS' copy dan paste kode CSS yang sudah dilampirkan di atas, kemudian pilih Save/Simpan.

Dan sekarang gambar sudah responsive dan tidak gepeng lagi saat diakses di perangkat seluler. 

Sekian langkah-langkah membuat template blog agar mendukung gambar yang responsif. Terima kasih.