Tampilkan postingan dengan label Tutorial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tutorial. Tampilkan semua postingan

 


Pada tutorial kali ini kita akan membahas tentang cara menambah warna gradient atau gradasi warna pada Photoshop. Terutama bagi yang baru belajar menggunakan Photoshop, seringkali ini menjadi kebingungan, padahal pada tahun 2022 ini sedang tren warna-warna menarik untuk gradasi warna. 
Baiklah kita langsung saja lihat caranya ya! 

1. Tahap pertama untuk memulai gradasi warna adalah dengan memilih tab 'Layer', lalu pada dropdown pilih 'Layer Style' lalu pilih 'Gradient Overlay'


2. Maka akan muncul kolom dialog setting gradient. Selanjutnya untuk menambah warna gradient, klik pada kolom Gradient lalu klik pada area yang diberi panah seperti pada gambar di bawah, hingga muncul simbol warna baru. 

3. Untuk memilih warna yang diinginkan, klik pada simbol warna (perhatikan gambar di bawah) dan pilih warna sesuai keinginan. 

4. Jika sudah selesai dengan setelan tersebut, bubuhkan gradient pada layer dengan menggunakan 'Gradient Tool'. 

Itulah cara menambah warna gradient pada Photoshop. Jika ingin menambah lebih banyak warna pada gradient, lakukan langkah seperti di atas. 

 


"PowerPoint cannot insert a video from selected file. Verify that the necessary 64-bit codec for this media format is installed, and then try again."


Sebuah pesan error saat kita berusaha insert sebuah file audio atau video pada PowerPoint. Pada contoh di atas, saya mencoba insert file audio dengan format ADTS Audio (.aac) pada slide PowerPoint. 


Pada postingan kali ini saya akan membahas tentang bagaimana cara menambahkan efek zoom in dan zoom out pada sebuah video dengan mengunakan program editing yang ramah dengan spek PC rendah yaitu Cyberlink PowerDirector, khususnya PowerDirector 16. 

Baik kita langsung mulai saja ya! Untuk memperjelas atau memperbesar gambar silakan klik pada gambar. 


Adobe Illustrator merupakan alat yang sangat bisa diandalkan bagi seorang desainer grafis, dengan ini kita dapat membuat desain grafis seperti logo yang unik sesuai dengan keinginan kita. Namun kadang ada masalah dalam pengaplikasiannya, baik itu karena salah perhitungan atau ketidaktepatan penempatan objek.

Nah pada postingan kali ini saya akan membahas salah satu masalah yang sering dihadapi saat bekerja dengan Adobe Illustrator ini, yaitu menyelesaikan masalah sudut objek yang tidak bisa di-rounded. Yuk kita mulai! 

Klik pada gambar untuk memperjelas/memperbesar. 

 


Pada postingan kali ini kita akan membahas tentang bagaimana caranya mencetak atau print kedua sisi KTP bolak-balik secara pas tanpa da bagian KTP yang terpotong seperti pada contoh gambar di atas. 

Yuk kita mulai! (KLIK PADA GAMBAR UNTUK MEMPERBESAR/MEMPERJELAS)


Pada postingan kali ini kita akan membahas tentang bagaimana cara mencetak atau print foto ukuran 2x3, 3x4, dan 4x6 pada Microsoft Word. Yuk kita mulai! 

(Ketuk pada gambar untuk memperbesar/memperjelas)

Bagi mereka yang memiliki dan dapat mengoperasikan Photoshop mungkin tidak akan mengalami kendala ketika hendak mencetak gambar dengan ukuran yang sama sesuai ukuran benda sebenarnya, misalnya KTP, karena Photoshop dapat memanipulasi sebuah gambar baik dari segi desain, warna, efek, dan ukuran. Namun, bagaimana jika kita tidak memiliki atau tidak bisa mengoperasikan Photoshop dan hanya memiliki Microsoft Word? 


Nah, dalam postingan kali ini saya akan membagikan cara yang biasa saya lakukan dalam mencetak dan menyesuaikan ukuran gambar KTP agar sesuai dengan ukuran KTP yang sebenarnya. 


Sebelumnya kita perlu tahu berapa sih ukuran Kartu Tanda Penduduk atau KTP? Ukuran KTP adalah 8,6 x 5,4 Centimeter atau lebih jelasnya KTP memiliki ukuran panjang 8,6 Cm dan lebar 5,4 Cm


Nah, sebagai contoh kasus kita memiliki contoh gambar seperti di bawah ini, yaitu gambar KTP yang didigitalisasi dengan cara difoto. Kita harus membuang gambar di setiap sisi gambar KTP dan mengambil gambar KTP-nya saja dengan cara Crop. Baik, mari kita mulai! 


(Ketuk pada gambar untuk memperjelas/memperbesar gambar) 


#1. Langkah pertama adalah siapkan Blank Document pada Microsoft Word versi berapa saja, kali ini saya menggunakan Microsoft Word 2010. Untuk memudahkan melihat ukuran, biasanya saya mengaktifkan Ruler dan Gridlines. Caranya adalah dengan memilih tab 'View' lalu centang pada kolom 'Gridlines'. Lihat gambar di bawah: 


#2. Selanjutnya Insert gambar pada worksheet lalu Crop untuk membuang bagian gambar yang tidak diperlukan. Caranya adalah pada Picture Tool pilih tab 'Format' lalu pilih 'Crop'. Lihat pada gambar di bawah: 

#3. Geser Crop Tool tepat pada setiap sisi KTP, ini penting untuk mendapatkan ukuran yang sesuai dengan ukuran sebenarnya. Teknik pengambilan gambar juga penting yaitu KTP harus dalam posisi tegak lurus tidak boleh miring agar memudahkan proses Cropping. Jika gambar miring maka harus diluruskan terlebih dahulu di Photoshop. Agar gambar KTP presisi, saya sarankan untuk menggunakan metode scan. 

#4. Setelah selesai proses Cropping, selanjutnya klik kanan pada gambar lalu pilih 'Size and Position'.

#5. Sesuaikan ukuran. Untuk Height: 5,4 Cm, Width: 8,6 Cm. Jangan lupa hilangkan tanda centang pada kolom 'Lock aspect ratio'. Maka gambar KTP akan memiliki ukuran yang sama dengan ukuran sebenarnya. 

#6. Setelah itu cetak atau print, lalu bandingkan dengan ukuran KTP yang asli. 

Selesai. Terima kasih. 


Sering kali kita merasa was-was karena dokumen atau file kita anggap penting akan hilang atau rusak karena ulah orang lain, terlebih jika sebuah dokumen atau file tersebut bersifat rahasia dan kita tidak ingin orang lain mengetahui isinya.


Tentu saja dokumen atau file yang bersifat penting dan rahasia harus disimpan di tempat yang aman. Jika perangkat yang kita gunakan untuk menyimpan file atau dokumen penting tersebut adalah perangkat pribadi, mungkin itu tidak menjadi persoalan besar,  namun menjadi masalah jika perangkat tersebut juga digunakan oleh orang lain, maka dari itu kita harus membuat sistem keamanan untuk mengamankan file atau dikumen yang kita miliki. 


Salah satu cara terbaik adalah dengan memasukkan file dan dokumen penting kita pada sebuah folder yang terkunci, sehingga selain orang yang mengetahui password-nya tidak akan dapat membuka folder tersebut. 


Ada beberapa cara mengunci atau menyembunyikan sebuah folder, diantaranya adalah dengan menggunakan bantuan aplikasi dan tanpa aplikasi. Nah, di sini saya akan menjelaskan bagaiamana cara mengunci atau menyembunyikan folder dengan menggunakan .bat file. 


Hal yang pertama kita butuhkan adalah skrip untuk membuat file .bat. Berikut adalah skripnya:

cls @ECHO OFF title Folder Private if EXIST "HTG Locker" goto UNLOCK if NOT EXIST Private goto MDLOCKER :CONFIRM echo Are you sure you want to lock the folder(Y/N) set/p "cho=>" if %cho%==Y goto LOCK if %cho%==y goto LOCK if %cho%==n goto END if %cho%==N goto END echo Invalid choice. goto CONFIRM :LOCK ren Private "HTG Locker" attrib +h +s "HTG Locker" echo Folder locked goto End :UNLOCK echo Enter password to unlock folder set/p "pass=>" if NOT %pass%== PASSWORD_DISINI goto FAIL attrib -h -s "HTG Locker" ren "HTG Locker" Private echo Folder Unlocked successfully goto End :FAIL echo Invalid password goto end :MDLOCKER md Private echo Private created successfully goto End :End


LANGKAH-LANGKAH

1. Buatlah sebuah folder untuk menyimpan data-data penting. 

2. Buka folder yang baru saja dibuat, di dalam folder tersebut klik kanan lalu pilih 'New' lalu pilih 'Text Document'. Akan terbuka halaman Note Pad. Salin skrip di atas lalu paste pada Note Pad. 

3. Pada skrip, cari teks 'PASSWORD_DISINI' lalu ganti dengan teks yang ingin dijadikan kata santi atau password.

4. Setelah itu, Save As Note Pad dengan file name apa saja dengan syarat berakhiran '.bat'. Sebagai contoh saya menggunakan nama 'Locker.bat'. Jangan lupa Save as type-nya menggunakan 'All Files'.


5. Maka akan muncul file .bat.  Lalu buka file .bat dengan cara klik dua kali atau pilih dan 'Enter'. 


6. Setelah tekan 'Enter' maka akan muncul folder baru dengan nama 'Private'. Masukkan seluruh file yang akan diproteksi/dikunci/disembunyikan ke dalam folder tersebut. Setelah seluruh file masuk, buka file .bat dengan cara klik dua kali. 

7. Maka akan timbul Command Prompt seperti ini. Ketik 'Y' lalu enter. Maka folder Private akan hilang. Bukan karena terhapus namun disembunyikan. 

8. Untuk membuka atau menampilkan folder Private, caranya adalah dengan klik dua kali pada file .bat, lalu akan muncul Command Prompt, selanjutnya ketik kata sandi atau password, maka folder Private akan muncul kembali. 

APABILA FILE .BAT TERHAPUS ATAU LUPA PASSWORD
Apabila file .bat tidak sengaja terhapus atau bahkan lupa password, buatlah kembali file .bat yang baru dengan cara yang sama seperti pada langkah-langkah di atas. 

KELEMAHAN MENGUNCI/MENYEMBUNYIKAN FILE DENGAN CARA INI
Ketika seseorang yang berniat membuka file yang anda sembunyikan dengan cara ini, dan orang tersebut juga mengetahui cara ini, maka dengan mudah dia akan menghapus file .bat dan menggantinya dengan file .bat yang baru, dan akhirnya data yang anda kunci/sembunyikan dapat diakses olehnya. 
Jadi setiap cara yang diambil untuk memproteksi sebuah folder pasti memiliki kelemahan atau kekurangan. Saran saya sesuaikan jenis proteksi dengan seberapa penting sebuah data dan seberapa besar kapasitas folder yang akan diproteksi. WinRar bisa jadi salah satu pertimbangan terbaik. 

Tutorial ini bisa juga di simak pada video di bawah ini: 


Jika diberi pekerjaan yang berhubungan dengan tabel, tentu saja Microsoft Excel adalah alat yang paling tepat, karena didalamnya terdapat berbagai tool yang dapat kita pergunakan untuk menyelesaikan tabel kita dengan baik. 
Namun ketika disuguhi dengan data yang menghjaruskan kita bekerja dengan banyak kolom dan baris, salah satu yang membuat kita bekerja keras adalah merapikan dan menyesuaikan kolom dan baris agar sesuai dengan isi atau data yang berada di dalam kolom dan baris tersebut. 
Nah agar kita dapat membereskannya dengan cepat tanpa harus menggeser garis tabel satu persatu, berikut adalah cara paling mudah dan paling cepat untuk membereskan kolom dan baris tabel secara otomatis pada Microsoft Excel: 
(Ketuk pada gambar untuk memperbesar/memperjelas)
Nah, seperti yang tampak pada gambar di atas, caranya cukup mudah: 
Cara Pertama secara Manual: 
  1. Yang pertama, kita harus memilih/blok seluruh kolom dengan cara tekan tombol 'Ctrl + A' pada keyboard Komputer/Laptop. 
  2. Lalu pada Tool Bar pilih Tab 'Home
  3. Selanjutnya pada kolom 'Cells' pilih 'Format' lalu pilih 'AutoFit Column Width
  4. Maka seluruh baris dan kolom akan sesuai dengan data di dalamnya. 
Cara Kedua dengan Menggunakan Tombol Keyboard:
  1. Pertama tekan tombol 'Ctrl + A' (Untuk memilih seluruh Cell) 
  2. Tekan tombol 'Alt' (Untuk mengaktifkan shortcut toolbar) 
  3. Tekan tombol 'H' (Mewakili tab 'Home') 
  4. Tekan tombol 'O' (Mewakili tool 'Format')
  5. Terakhir tekan tombol 'I' (Meawakili tool 'AutoFit Column Width')
  6. Selesai. 
Tutorial ini bisa juga disimak pada video di bawah ini: 
Nah begitulah cara merapikan kolom dan baris tabel pada Microsoft Excel. Terima kasih. 


Proses registrasi dan verifikasi akun PeduliLindungi akan berjalan lancar tanpa kendala jika seluruh data yang dibutuhkan telah lengkap dan valid. Data-data tersebut mencakup Nama Lengkap, Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Ponsel, Email, dan Tanggal Lahir. Jika ada dari salah satu data tersebut tidak valid, maka proses sinkronisasi akan terkendala. 


Namun pada kenyataannya banyak sekali masyarakat yang mengalami kendala dalam kelengkapan dan validitas data, baik itu karena kesalahan input, kesalahan penulisan, atau data yang belum terverifikasi di pihak terkait.


Permasalahan di atas akan menjadi kendala dalam proses registrasi dan verifikasi akun PeduliLindungi yang efeknya adalah yang bersangkutan akan sulit mendapat akses pada sertifikat vaksin usai melakukan proses vaksinasi. 


Nyatanya banyak sekali permasalahan yang dialami masyarakat dalam menggunakan PeduliLindungi, namun di sini saya akan mengangkat permasalahan dan solusi tentang kode OTP atau kode verifikasi nomor HP yang tidak kunjung masuk ke SMS pada nomor HP yang bersangkutan. 


Kasus 

Saya dalam proses registrasi dan verifikasi data di akun PeduliLindungi milik Ibu saya. Seluruh data mulai dari Nama Lengkap, NIK, Email, dan Tanggal Lahir sudah valid, namun masalahnya adalah nomor HP yang digunakan untuk kelengkapan akun PeduliLindungi Ibu saya tidak kunjung menerima kode OTP saat proses verifikasi. 

Perangkat yang digunakan untuk nomor HP tersebut adalah Nokia 108 yang merupakan HP dengan spesifikasi lama (bukan Android). Namun sebagai catatan bahwa jenis perangkat tidak menjadi penyebab terhambatnya kode OTP selama perangkat tersebut masih berfungsi normal dalam menerima SMS, karena SMS tidak membutuhkan koneksi internet. 


Solusi 

Langkah pertama yang saya lakukan adalah dengan meregistrasi ulang SIM Card, karena kartu seluler yang belum teregistrasi bisa jadi penghambat masuknya kode OTP melalui SMS. Mengenai cara registrasi kartu seluler silakan cari di internet, karena setiap provider memiliki cara yang berbeda. 


Setelah memastikan SIM Card teregistrasi, kirim kembali kode verifikasi atau kode OTP dari PeduliLindungi. 


Namun jika SMS yang berisi kode OTP masih saja belum diterima, coba periksa pada pengaturan pesan pada HP yang bersangkutan dan lihat pada 'Pesan yang disaring' karena bisa saja pesan yang berisi kode OTP dianggap spam. 


Dan pada kasus nomor HP Ibu saya, benar saja SMS yang berisi kode OTP dari PeduliLindung tersaring dan masuk folder 'Pesan yang disaring'. 


Setelah membuka dan menginput kode OTP, seluruh data pada PeduliLindungi Ibu saya dapat terverifikasi. Periksa dan coba untuh sertifikat vaksin dari akun PeduliLindungi. 
Namun jika masih terjadi masalah dan diharuskan untuk meminta bantuan dari pihak PeduliLindungi, bisa disimak langkah-langkahnya pada postingan berikut: Mengatasi Sertifikat Vaksin Tidak Muncul Karena Kesalahan Data.

Bagi seorang juru ketik selain harus menguasai tata cara membuat berkas menggunakan huruf dan angka, juga harus dapat mengentri berbagai macam simbol pada sebuah dokumen. Namun masih banyak yang belum tahu caranya. 

Nah, berikut adalah cara pintas atau shortcut untuk menentri simbol pada sebuah dokumen, khususnya pada Microsoft Office Word, dengan menggunakan kombinasi tombol 'Alt' ditambah dengan kode tertentu. Yuk simak!

Alt + 0153

Trademark symbol

Alt + 0169

©

Copyright symbol

Alt + 0174

®

Registered trademark symbol

Alt + 0176

°

Degree symbol

Alt + 0177

±

Plus or minus sign

Alt + 0182

Paragraph mark

Alt + 0190

¾

Ftaction, three-fourth

Alt + 0215

×

Multiplication sign

Alt + 0162

¢

The cent sign

Alt + 0161

¡

Upside down exclamation point symbol

Alt + 0191

¿

Upside down question mark symbol

Alt + 1

Smiley face symbol

Alt + 2

Black smiley face symbol

Alt + 15

Sun symbol

Alt + 12

Female sign

Alt + 11

Male sign

Alt + 6

Spade symbol

Alt + 5

Club symbol

Alt + 3

Heart symbol

Alt + 4

Diamond symbol

Alt + 13

Eighth note symbol

Alt + 14

Beamed eighth note symbol

Alt + 8721

N-Ary summation (auto sum)

Alt + 251

Square root check mark

Alt + 236

Infinity symbol

Alt + 24

Up arrow symbol

Alt + 25

Down arrow symbol

Alt + 26

Right arrow symbol

Alt + 27

Left arrow symbol

Alt + 18

Up and down arrow symbol

Alt + 29

Left and right arrow symbol

Bisa juga lihat pada video berikut: 

Nah itulah beberapa jenis shorcut untuk mengentri simbol pada sebuah dokumen. Ada yang mau menambahkan?