Jumat, 04 Juni 2021

Pengalaman PIN AdSense Tidak Kunjung Datang Sampai Kena Banned hingga Aktif Kembali


Ini meruapakan pengalaman yang sangat tidak menyenangkan, penuh perjuangan, dan menuntut kesabaran. Dan semua ini terjadi karena kelalaian saya sendiri. Sudah saya ceritakan sebelumnya bahwa akun AdSense saya sudah aktif sejah tahun 2017, saat itu saya hanya iseng mendaftarkan blog untuk dipasang AdSense, dan ternyata diterima. Dari awak akun AdSense saya aktif hingga tahun 2020, saya tidak memberi perhatian pada akun AdSense, bahkan selama kurun waktu tersebut saya tidak pernah membukanya dan tak tahu berapa jumlah penghasilan yang sudah saya dapat. 

Pada tahun 2019 saya mulai 'mengenal' Youtube dan mulai meng-upload video kegiatan olahraga yang saya tekuni. Salah satu video saya mengalami pertumbuhan view yang cukup cepat, diiringi dengan jumlah subscriber yang semakin banyak. Akhirnya pada pertengahan tahun 2020 kanal Youtube saya mengalami sebuah pencapaian, yaitu sudah memenuhi syarat untuk monetisasi AdSense dengan seribu subscribers dan mencapai empat ribu jam tayang. 

Yang awalnya saya tidak peduli dan tidak mengerti tentang seluk beluk AdSense, sejak saat itu mulai mempelajarinya, saya tautkan akun AdSense saya pada kanal Youtube tersebut, dan ternyata bisa. Sejak saat itu perhatian saya pada akun AdSense semakin besar, dan sedikit demi sedikit semakin mempelajarinya. 

Pada akhir tahun 2020, saldo AdSense saya mencapai nominal dua ratus ribu rupiah lebih, lalu saya iseng menekan tombol 'Request PIN Verifikasi', pada saat itu beneran saya hanya iseng, karena yang saya pahami saat itu PIN akan dikirim ketika saldo sudah mencapai nilai minimum pencairan, yaitu seratus dollar atau sekitar satu juta tiga ratus ribu rupiah. Di sinilah letak kesalahan saya! 

Karena pengetahuan saya tentang aturan dan cara kerja Google AdSense yang masih sedikit, saya menganggap request saya tersebut tidak akan digubris oleh Google, PIN tidak akan dikirim karena saldo AdSense saya belum mencapai nilai minimum Satu Juta Tiga Ratus Ribu Rupiah. Padahal, request PIN tersebut diproses oleh Google dan sedah berlaku perhitungan waktu pengiriman PIN, karena ternyata PIN sudah bisa di-request ketika saldo mencapai sepuluh dolar, dan pada saat itu saldo AdSense saya sudah lebih dari nilai minimal tersebut. 

Memasuki bulan April 2021, pada waktu senggang saya membuak akun AdSense dan ada pop up peringatan yang isinya menyarankan kepada saya untuk segera memasukan PIN AdSense dan jika PIN tidak dimasukan hingga batas waktu hingga empat bulan sejak proses request PIN maka akun AdSense akan di-banned dan unit iklan akan dinonaktifkan pada semua web yang tertaut. Celakanya, saya hanya mempunyai kurang dari seminggu hingga batas waktu tersebut. 

Request PIN Ulang 

Mengetahui hal itu saya langsung mempelajari kembali cara kerja dan aturan AdSense dan saat itu saya baru mengerti ternyata pada rentang batas waktu tersebut, AdSense memberikan tiga kali kesempatan request ulang PIN jika surat dari AdSense tak kunjung datang. Tombol Request PIN akan aktif setiap tiga minggu terhitung setelah tombol request sebelumnya ditekan. Dan jika sudah tiga kali request PIN surat dari Google tak kunjung datang, maka cara terakhir akan aktif, yaitu dengan verifikasi dengan hanya mengirimkan foto atau hasil scan kartu identitas tanpa harus memasukkan nomor PIN yang dikirim oleh AdSense, namun cara ini hanya akan bisa dilakukan jika kita sudah benar-benar menggunakan tiga kali kesempatan request PIN. 

Mendatangi Kantor Pos

Setelah melakukan request ulang PIN yang pertama, saya langsung mendapangi Kantor Pos untuk memeriksa apakah ada surat dari AdSense untuk saya atau tidak, karena bisa jadi kurir tidak menemukan alamat rumah saya ketika dia akan mengirimkan surat dari Google tersebut, dan akhirnya surat tersebut disimpan di kearsipan Kantor Pos. Namun usaha saya mendatangi Kantor Pos sia-sia, tidak ada surat untuk saya dari Google. 

Sebagai langkah antisipasi, saya menyimpan nomor kontak di Kantor Pos, saya meminta kepada pegawainya untuk segera menghubungi saya jika ada surat dari Google untuk saya. Tiga minggu berlalu sejak saya request ulang PIN yang pertama, tak ada kabar baik dari Kantor Pos. Saya langsung periksa apakah tombol request PIN sudah aktif kembali, dan ternyata sudah aktif, saya pun langsung request ulang PIN pada kesempatan kedua. 

Menyimpan Detail Alamat dan Kontak di Kantor Pos

Setelah itu saya kembali mendatangi Kantor Pos untuk memeriksa apakah ada kiriman surat dari Google untuk saya, namun pegawai mengkonfirmasi bahwa tak ada kiriman untuk saya. Pegawai Kantor Pos juga menginformasikan bahwa banyak surat dari Google yang menumpuk di kantor Pos dan tidak sampai pada penerima. Saya pun meyimpan detail kontak, alamat rumah (harus sama persis dengan yang ditulis pada kolom alamat AdSense, detail tanggal dikirim oleh Google dan nomor kontak (nomor HP). 

Akhirnya Surat Google Datang

Tepat sepuluh hari setelah request ulang PIN yang kedua, saya mendapat telepon masuk dari Kantor Pos yang mengabarkan bahwa ada surat untuk saya dari Google. Langsung berangkat ke Kantor Pos untuk mengambil surat tersebut. Akhirnya usaha saya selama ini tidak sia-sia, kuncinya adalah terus aktif memantau setiap perkembangan akun AdSense, proses pengiriman PIN oleh Google dan aktif menjalin komunikasi dengan Kantor Pos, karena kemungkinan sang Kurir gagal menemukan alamat kita sangat besar. Satu lagi, jangan abaikan peringatan yang tampil pada halaman akun AdSense, jika tidak megerti segeralah pelajari. 

Input PIN pada Akun AdSense

Tak menunggu lama, saya memasukkan PIN yang sudah saya dapat pada akun AdSense. Caranya tidak sulit, cukup mengetikkan kode yang tertera pada surat dari Google, pastikan sudah benar mengetiknya, lalu kirim. Jika benar, makan akan ada konfirmasi dari AdSense bahwa proses verifikasi PIN sukses. Jika masih ada pop up peringatan pada halaman AdSense, segera selesaikan masalahnya, agar tidak menjadi kendala kedepannya. 

Unit Iklan Blog Langsung Aktif, Tapi Tidak dengan Youtube!

Setelah proses verifikasi PIN saya sukses, saya langsung memeriksa Blog dan kanal Youtube saya, karena akun AdSense saya tertaut pada kedua web tersebut, namun ternyata belum ada tanda-tanda iklan tampil pada kedua situs tersebut. Setelah beberapa jam, akhirnya unit iklan di Blog saya sudah aktif kembali tanpa mengubah setelan, namun tidak dengan Youtube. Awalnya saya mengira proses tampilnya iklan pada kanal Youtube saya memerlukan waktu yang lebih lama, saya tunggu dua hari namun unit iklan pada kanal Youtube belum juga tampil. Akhirnya saya mulai mencari tahu penyebabnya. 

Cara Menampilkan Kembali Unit Iklan pada Youtube

Setelah saya mencari tahu, ternyata untuk mengaktifkan kembali unit iklan setelah terkena banned akibat PIN AdSense tak kunjung datang adalah sebagai berikut: 

1. Masuk ke Channel Youtube kamu, pastikan status monetisasi channel 'Aktif' 


2. Kedua, masuk ke halaman akun AdSense, pilih tab 'Iklan' lalu pilih 'Setelan Global' lalu aktifkan tombol 'Izinkan Google mengoptimalkan ukuran iklan seluler Anda'.

3. Lalu pindah lagi ke dapur Channel Youtube kamu, pilih tab 'Konten', lalu pilih semua konten dengan centang kotak 'Video', lalu klik menu 'Edit' lalu pilih 'Monetisasi'

4. Lalu pilih 'Nonaktif' untuk menonaktifkan seluruh status monetisasi pada semua video, lalu pilih 'PERBARUI VIDEO'. Setelah proses penonaktifan sukses, aktifkan kembali monetisasi dengan langkah-langkah yang sama. Tujuan dari langkah ini adalah untuk me-reset status monetisasi agar unit iklan segera tampil di Channel kamu. 
 

5. Selesai. 

Begitulah kurang lebih pengalaman saya tentang PIN AdSense tidak kunjung datang sampai kena banned hingga aktif kembali. Semoga pengalaman ini tidak terjadi pada kawan-kawan yang lain. Tetap kreatif, ya! 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar