Kamis, 17 Juni 2021

Rutin Jalan Kaki Setelah Subuh Mengubah Hidup


"
Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri." demikian yang tertera pada QS. Ar-Ra'ad Ayat 11. Itu juga yang menjadi motivasi saya dalam mengubah kebiasaan demi kehidupan yang lebih baik. Sebelumnya, setelah menunaikan sholat subuh rutinitas saya adalah tidur kembali. Efeknya, lemak semakin menumpuk, daya tahan tubuh menurun, sendi-sendi sering terasa pegal, otot mudah mengalami kram, mudah stress dan beberapa keluhan lainnya. Semua itu sangat berpengaruh pada aktivitas saya dalam menjalani hari-hari. 

Awalnya saya bersama istri hanya ingin melakukan sesuatu untuk menurunkan berat badan. Namun karena kesibukan kami berdua, tak banyak waktu untuk melakukan olahraga, seperti jogging atau pergi ke Gym. Dan waktu senggang yang kami miliki hanyalah setelah subuh hingga pukul 7 pagi. 

Satu pagi, kami iseng untuk mencoba berjalan keliling komplek dengan jarak yang tak terlalu jauh, dan ternyata kegiatan itu sanggup membuat tubuh kami mengeluarkan keringat. Setelahnya timbul rasa pegal pada kaki, maklum sudah lama kami tidak melakukan olahraga. Namun, walaupun beberapa bagian tubuh terasa pegal, kami merasa lebih baik dalam menjalani aktivitas sehari-hari. 

Kami pun berpikir untuk melanjutkan kegiatan berjalan kaki setelah subuh dan kami sepakat untuk mejadikan kegiatan ini menjadi rutinitas sehari-hari. Dengan niat, perlengkapan, dan teknik yang lebih serius, kami melakukan kegiatan jalan kaki ini dengan bertahap meningkatkan jarak dan kecepatan. 

Setelah beberapa bulan melakukan kegiatan berjalan kaki setelah subuh ini secara rutin, keluhan yang sebelumnya kami alami berangsur hilang. Berat badan kami pun berangsur menurun, selain itu pikiran lebih segar dan cenderung lebih bahagia dalam menjalani aktivitas sehari-hari. 

Selain manfaat luar biasa yang sudah kami rasakan, berikut adalah fakta dan manfaat dari berjalan kaki yang saya ambil dari berbagai sumber. 

1. Membakar Kalori

Bagaimanapun, ini adalah alasan paling populer bagi seseorang dalam melakukan olahraga. Berjalan kaki juga berperan besar dalam proses pembakaran kalori yang efeknya adalah dapat menurunkan berat badan. Jadi untuk anda yang ingin menurunkan berat badan, berjalan kaki secara rutin bisa jadi pilihan yang tepat. Manfaat ini saya rasakan dengan semakin turunnya berat badan. 

2. Melatih dan Menguatkan Kaki 

Terutama bagi anda yang sehari-harinya harus duduk dalam waktu yang lama tentunya membutuhkan aktivitas yang dapat mencegah berbagai risiko akibat duduk lama. Berjalan kaki dapat memperlancar peredaran darah, khususnya pada saluran peredaran darah kaki. Manfaat ini juga saya rasakan, kini kaki saya tidak mudah kram. 

3. Menyehatkan Persendian

Ketika berjalan sebagian besar sistem persendian kita akan berfungsi. Hal ini tentunya sangat baik untuk melatih persendian dalam tubuh, menjaga jaringan otot di sekitar persendian tetap kuat dan merangsang fungsi dari cairan sinoval yang berfungsi sebagai sistem lubrikasi sendi, sehingga dapat mengurangi risiko terkena gangguan persendian seperti Rheumatoid Artritis dan Osteoartritis. Manfaat ini saya alami karena saya merasa persendian saya semakin terasa baik, contohnya ketika bangun berdiri setelah tasyahud awal saat sholat, lutut saya sudah tidak sakit lagi. 

4. Menguatkan Jantung 

Menurut penelitian, berjalan kaki minimal 30 menit sehari, 5 hari dalam seminggu dapat menurunkan risiko terkena penyakit jantung koroner sebanyak 19 persen. Luar biasa, bukan? 

5. Menyehatkan Paru-Paru 

Ketika berjalan kaki, ritme napas kita juga akan meningkat, begitupun dengan volume paru-paru. Ketika seseorang bernapas lebih dalam dari biasanya dalam waktu yang lebih lama, maka ini sama halnya dengan melatih paru-paru. Bahkan beberapa dokter merekomendaikan pasien yang menderita kanker paru-paru untuk melakukan terapi jalan kaki. 

6. Menekan Gula Darah 

Jalan Kaki juga dapat menekan gula darah, karena aktivitas ini juga dapat membuat otot menyerap gula darah sehingga dapat mencegah penumpukan dalam darah. Sebuah studi sederhana juga menyatakan bahwa melakukan jalan kaki selama 15 menit sebanyak 3 kali dalam sehari ( setelah sarapan, setelah makan siang dan setelah makan malam) dapat lebih menekan level gula darah daripada melakukan 45 menit jalan kaki satu kali sehari. 

7. Meredakan Stress

Seperti yang saya rasakan, baik itu ketika melakukan jalan kaki atau pun setelahnya, stress terasa langsung hilang. Semua terasa begitu damai. Terlebih berjalan setelah subuh adalah waktu dimana udara masih sangat segar, suasana belum begitu ramai dan pikiran masih jernih. 

8. Mood Booster

Perasaan bahagia selalu muncul ketika berjalan kaki. Ini karena hormon endofrin (hormon bahagia) pada tubuh meningkat. Efeknya mood menjadi baik dan hal ini sangat berpengaruh pada perasaan sepanjang hari dalam menjalani aktivitas. 

9. Mengatasi Sifat Malas

Fakta dan manfaat secara medis memang sudah banyak yang membahas, namun jarang yang membahas poin ini. Mengatasi malas karena rutin jalan kaki setelah subuh juga akan menghindarkan kita dari keinginan untuk tidur kembali. Selain itu kita juga dapat mengamalkan sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud : "Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya," (HR. Abu Dawud). Dan Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah rahimahullah berkata, “Tidur setelah subuh mencegah rezeki, karena waktu subuh adalah waktu mahluk mencari rezeki mereka dan waktu dibagikannya rezeki. Tidur setelah subuh suatu hal yang dilarang [makruh] kecuali ada penyebab atau keperluan.”( Zadul Ma’ad fi Hadyi Khairil ‘Ibaad 4/222). Nah, jadinya tubuh kita sehat, pahalapun didapat. 

10. Memberi Kesempatan Panjang Umur

Pada poin ini saya tidak bermaksud mendahului Tuhan, namun saya belajar dari Nenek dan Budek saya. Saat muda, beliau berdua hampir setiap hari berjalan kaki dari rumah ke pasar sejauh 7 kilometer untuk menjual barang dagangannya. Saat ini nenek sudah berusia 90 tahun dan Budek berusia 70 tahun. Hingga saat ini beliau berdua masih mandiri, masih dapat melakukan aktivitasnya sendiri, tidak memiliki penyakit berat, bahkan tak ada makanan yang dipantang. Walau pun sehat di masa tua itu dapat dipengaruhibanyak faktor, namun saya yakin bahwa salah satu faktor terbesarnya adalah kebiasaan jalan kaki. 

11. Memperbaiki Hubungan 

Terutama bagi anda yang melakukannya dengan partner, baik itu pasangan, saudara, atau sahabat, ketika berjalan kaki kita bisa melakukannya sambil mengobrol sehingga dapat memperlancar komunikasi. Karea tidak seperti saat berlari yang membuat napas kita tersengal sehingga tak banyak kesempatan untuk berbicara. 

Tips Jalan Kaki Setelah Subuh 

Sebagaimana olahraga out door lain, jalan kaki setelah subuh juga harus dipersiapkan dengan baik. Berikut beberapa tips jalan kaki setelah subuh. 

  • Sebelum berangkat, lakukan pemanasan seperti peregangan dan gerakan gerakan kecil. Hal ini menjadi penting karena suhu udara subuh masih dingin, tubuh kita juga belum banyak bergerak, sehingga jika tidak melakukan pemanasan terlebih dahulu dikhawatirkan tubuh mudah cedera. 
  • Siapkan alat penerangan. Matahari belum terbit saat subuh, keadaan masih gelap terlebih jika lintasan yang kita gunakan minim penerangan dan media pijak tidak rata. 
  • Siapkan Jas Hujan Plastik. Ini adalah untuk mengantisipasi terjadinya hujan saat kita berada di tengah perjalanan. 
  • Lakukan Tracking atau Perekaman. Hal ini menjadi penting karena dengan tracking atau merekam jarak, kecepatan dan waktu, kita dapat melakukan evaluasi setelahnya dengan data yang sudah terekam. 
  • Variasi Lintasan. Jika memungkinkan, pilihlah lintasan yang memiliki variasi, baik itu dari tanjakan, turunan, struktur media pijak, pemandangan dan lainnya. Namun disarankan untuk memilih lintasan yang pada 1 kilometer pertama tidak terdapat tanjakan dengan kemiringan yang curam dan panjang, karena beresiko terjadinya kram. 
  • Pilih Gear yang nyaman
  • Lakukan pendinginan setelah finish. 
Sehat itu tidak datang sendiri, namun harus kita jaga dan pelihara. Salah satu cara paling mudah untuk merawat dan memelihara kesehatan tubuh adalah dengan tidak malas jalan kaki. Setelah rutin melakukan jalan kaki saya merasakan perubahan besar pada kehidupan. Sebuah tindakan kecil yang berdampak besar.